Top
Begin typing your search above and press return to search.

Peringati HKBN, BPBD Kabupaten Tegal gelar simulasi penanggulangan bencana

Memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional tahun ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal menggelar serangkaian simulasi penanggulangan bencana di berbagai satuan pendidikan.

Peringati HKBN, BPBD Kabupaten Tegal gelar simulasi penanggulangan bencana
X
Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.

Elshinta.com - Memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional tahun ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal menggelar serangkaian simulasi penanggulangan bencana di berbagai satuan pendidikan. Kegiatan ini mengusung tema nasional "Satuan Pendidikan Aman Bencana", dengan fokus utama memberikan pengetahuan praktis dan mengedukasi para siswa mengenai langkah-langkah yang harus diambil saat terjadi bencana.

Berdasar Undang-Undang No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. ini menjadi tonggak pergeseran paradigma dari penanggulangan responsif menjadi preventif.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencetuskan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional sebagai langkah strategis dalam menanamkan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan bencana, khususnya bagi masyarakat di kawasan rawan. Dimana fokus utamanya adalah mendorong tindakan nyata seperti pelatihan evakuasi dan peningkatan pengetahuan mengenai potensi risiko bencana.

Salah satu lokasi peringatan HKBN 2025 ini digelar simulasi di MAN 1 Tegal terlihat antusiasme para siswa dalam mengikuti setiap tahapan yang dipandu oleh tim dari BPBD Kabupaten Tegal. Simulasi yang melibatkan skenario gempa bumi dan kebakaran tersebut meliputi tindakan evakuasi mandiri, mencari tempat berlindung yang aman, hingga prosedur pasca-bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tegal M. Afifudin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah yang rentan terhadap dampak bencana. dan mewujudkan satuan pendidikan aman dari bencana.

"Satuan pendidikan merupakan salah satu pilar penting dalam membangun budaya sadar bencana sejak dini. Melalui simulasi ini, kami berharap para siswa tidak hanya mengetahui teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis untuk melindungi diri dan orang lain saat terjadi situasi darurat," ujarnya di sela-sela kegiatan seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Senin (28/4).

Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa pemilihan tema "Satuan Pendidikan Aman Bencana" tahun ini sangat relevan mengingat potensi risiko bencana yang ada di wilayah Jawa tengah. Dengan adanya pemahaman dan kesiapan yang baik di tingkat sekolah, diharapkan dapat meminimalisir dampak buruk yang mungkin timbul akibat bencana.

Selain simulasi yang dilakukan oleh para siswa, BPBD juga memberikan materi edukasi berupa leaflet, poster, dan sesi diskusi interaktif mengenai berbagai jenis bencana yang mungkin terjadi, cara pencegahan, serta tindakan pertolongan pertama. Para guru dan tenaga kependidikan juga turut dilibatkan dalam kegiatan ini, sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan sekolah yang siaga dan responsif terhadap ancaman bencana.

Kegiatan simulasi dan edukasi kebencanaan di tingkat sekolah ini akan terus digencarkan oleh BPBD Kabupaten tegal secara bertahap. Diharapkan, melalui upaya ini, seluruh satuan pendidikan di tegal dapat menjadi contoh "Satuan Pendidikan Aman Bencana" yang mampu melindungi warganya dari risiko dan dampak buruk bencana.

Melalui Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional, BNPB berharap masyarakat Indonesia semakin tangguh dan siap menghadapi berbagai jenis bencana. Kesadaran dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan budaya sadar bencana di Indonesia.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire