SDN Bakti Jaya kemalingan, alat elektronik senilai Rp30 juta raib dicuri
Ruang tata usaha dan guru SD Negeri Bakti Jaya yang berlokasi di Jalan Permata Pamulang Raya, Bakti Jaya Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dibobol komplotan pencuri, pada Rabu (30/4) pukul 03.00 WIB.

Elshinta.com - Ruang tata usaha dan guru SD Negeri Bakti Jaya yang berlokasi di Jalan Permata Pamulang Raya, Bakti Jaya Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dibobol komplotan pencuri, pada Rabu (30/4) pukul 03.00 WIB.
Akibat peristiwa pencurian itu, sejumlah alat inventaris sekolah dan uang tunai milik guru yang tersimpan dalam loker raib.
Di lokasi kejadian, tampak ruang tata usaha masih dalam kondisi berantakan. Sejumlah dokumen yang awalnya tersusun rapi di dalam lemari dan meja berserakan di lantai.
Sementara di ruang guru, terdapat sejumlah loker yang dirusak dengan cara dicongkel menggunakan obeng.
Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Didin Siabudin mengatakan, peristiwa pencurian diketahui pada pukul 07.30 WIB saat aktivitas belajar dimulai.
“Saat itu guru melihat pintu teralis besi di ruang tata usaha dalam keadaan terbuka, kemudian di dalam ruangan sudah berantakan,” katanya.
Dikatakan Didin, aksi pencurian di lingkungan SD Negeri Bakti Jaya juga terekam oleh CCTV milik sekolah.
“Pelaku diketahui berjumlah 4 orang menggunakan penutup wajah,” ucapnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Cecep Supriatna, Rabu (30/4).
Setelah dirinci oleh pihak sekolah, Didin mengatakan, sejumlah alat elektronik berupa dua unit laptop milik sekolah, alat pengeras suara, proyektor dan uang tunai sebesar Rp500 ribu milik guru kedapatan hilang.
“Sehingga setelah kami himpun secara total, kami mengalami kerugian mencapai Rp30 juta,” jelasnya.
Untuk selanjutnya, pihak sekolah melaporkan kejadian ini ke Polsek Cisauk berikut barang bukti berupa rekaman CCTV sebagai barang bukti untuk bahan penyelidikan.