Top
Begin typing your search above and press return to search.

Trump geram, desak Republik usir Demokrat 'gila' dari Kongres

Elshinta.com - Presiden AS Donald Trump pada Senin mengungkapkan kemarahannya pada legislator Demokrat yang mendukung pemakzulan dirinya dan mendesak legislator Republik untuk mengusir mereka dari Kongres AS.

Trump geram, desak Republik usir Demokrat gila dari Kongres
X
Arsip - Presiden Amerika Serikat Donald Trump. /ANTARA/Anadolu/py

Elshinta.com - Presiden AS Donald Trump pada Senin mengungkapkan kemarahannya pada legislator Demokrat yang mendukung pemakzulan dirinya dan mendesak legislator Republik untuk mengusir mereka dari Kongres AS.

"Para anggota Demokrat ini benar-benar di luar kendali. Mereka telah kehilangan segalanya, terutama pikiran mereka! Kaum Gila Kiri Radikal ini kembali mengungkit 'masalah Pemakzulan'," tulis Trump di platform X.

Dia menyebut para anggota Demokrat yang menginginkan pemakzulannya sebagai "orang gila" dan "orang rendahan," dan mendorong para anggota Republik untuk "mulai terlibat dalam permainan ini" terhadap mereka.

"Para Republikan harus mulai berpikir untuk mengeluarkan mereka dari Kongres atas semua kejahatan yang telah mereka lakukan, terutama di sekitar waktu Pemilu," kata Trump, merujuk pada pengampunan yang diberikan Joe Biden ​​​​​​​di saat-saat terakhirnya sebagai presiden terhadap Senator Adam Schiff.

Pada 2017, Schiff mengungkapkan ada bukti kolusi antara Trump dan Rusia dalam Pilpres AS 2016, tetapi dia mendapat kecaman dari DPR AS.

Pada April lalu, anggota Kongres dari Demokrat Shri Thanedar mengajukan resolusi untuk memakzulkan Trump.

Dia menuduh Trump menghalangi proses peradilan, menyalahgunakan kekuasaan eksekutif, merampas kewenangan alokasi anggaran, menyalahgunakan kewenangan perdagangan, terlibat dalam agresi internasional, dan melanggar hak yang tercantum dalam Amandemen Pertama.

Anggota Kongres dari Demokrat lainnya, Al Green, mengatakan pada awal April bahwa dirinya berencana mengusulkan pemakzulan terhadap Trump dalam waktu 30 hari.

Sumber: Sputnik-OANA​​

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire