Hadiah rumah untuk Naila, akan menyasar ke warga miskin lain
Kementerian Sosial RI meninjau rumah Naila, calon siswa Sekolah Rakyat, di Jalan Pandang 4, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. Kunjungan ini dilakukan atas perhatian khusus Presiden Prabowo Subianto, yang sebelumnya terharu melihat kondisi tempat tinggal Naila dan keluarganya.
.jpeg)
Elshinta.com - Kementerian Sosial RI meninjau rumah Naila, calon siswa Sekolah Rakyat, di Jalan Pandang 4, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. Kunjungan ini dilakukan atas perhatian khusus Presiden Prabowo Subianto, yang sebelumnya terharu melihat kondisi tempat tinggal Naila dan keluarganya.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau disapa Gus Ipul melihat langsung kondisi rumah semi permanen berukuran 5x4 meter yang dihuni Naila bersama kedua orang tuanya dan dua saudara kandungnya.
“Kita ingin mencari solusi bersama agar warga di sekitar rumah Naila ini mendapatkan hunian yang Plebih layak. Kami bersyukur, Pak Wali Kota bertindak cepat, pak Gubernur juga memberikan dukungan, sehingga dalam beberapa waktu ke depan ini, insya Allah akan direlokasi ke tempat yang tanahnya itu milik Pemkot,” ujar Gus Ipul usai berdialog dengan warga.
Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Elshinta, dijelaskan Pemerintah Kota Makassar telah menyiapkan lahan milik Pemkot sebagai lokasi relokasi bagi 15 kepala keluarga. Gus Ipul menegaskan bahwa pembangunan rumah layak huni akan segera dimulai.
“Mulai hari ini sudah dikerjakan lahannya oleh Pak Wali. Saya tadi sempat ke sana. Mungkin bulan depan sudah kita mulai pembangunannya. Bulan berikutnya sudah bisa pindah,” jelasnya.
Gus Ipul menyampaikan bahwa kasus Naila mencerminkan potret nyata kemiskinan yang membutuhkan intervensi pemerintah. Karena itu, program relokasi akan terintegrasi dengan berbagai kebijakan pengentasan kemiskinan, termasuk sekolah rakyat dan pemberdayaan sosial ekonomi. “Ini (langkah) awal, yang kemudian nanti juga akan menyasar warga-warga lain yang memerlukan dukungan bersama,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan agar program yang dijalankan lebih tepat sasaran.
Mendampingi Mensos Gus Ipul, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah pusat. “Pemerintah tidak akan membiarkan keadaan ini terus terjadi. Kami akan turut melakukan proses pemberdayaan di sudut-sudut Kota Makassar,” ujarnya, sembari mengapresiasi kunjungan Gus Ipul.
Dalam kesempatan itu, Naila mengucapkan terima kasih atas perhatian yang ia terima. “Terima kasih banyak Pak Prabowo dan Pak Menteri Sosial, saya bisa punya kesempatan sekolah di Sekolah Rakyat. Semoga setelah lulus saya bisa menggapai cita-cita menjadi seorang guru,” katanya.
Ayah Naila, Syamsul (34), juga menyampaikan rasa syukurnya. “Saya mengucapkan terima kasih Pak Mensos sudah membantu memberikan fasilitas pendidikan bagi anak saya, sangat membantu sekali,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa selama hampir dua dekade tinggal di lahan milik orang lain, baru kali ini keluarganya mendapat kepastian untuk hidup lebih baik.
Penulis: Rizky Rian Saputra/Ter