Top
Begin typing your search above and press return to search.

Komoditas perkebunan harus kembali nomor satu di dunia

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan pentingnya peran riset dan hilirisasi dalam mendorong kemajuan sektor pertanian nasional. Hal ini disampaikan saat kunjungan kerjanya ke Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Industri dan Penyegar di Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (9/5/2025).

Komoditas perkebunan harus kembali nomor satu di dunia
X
Wamentan Sudaryono kunker di Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Industri dan Penyegar di Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (9/5/2025). Foto: Kementan RI

Elshinta.com - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan pentingnya peran riset dan hilirisasi dalam mendorong kemajuan sektor pertanian nasional. Hal ini disampaikan saat kunjungan kerjanya ke Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Industri dan Penyegar di Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (9/5/2025).

“Hari ini saya kunjungan kerja ke Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian BRMP yaitu balai pembibitan, pembenihan, tanaman industri dan penyegar,” ujar Sudaryono.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa riset pertanian Indonesia, telah membuahkan hasil signifikan. Salah satunya adalah keberhasilan uji coba konversi minyak sawit menjadi biodiesel murni (B100), yang telah digunakan pada kendaraan.

“Termasuk di sini juga dilakukan uji dari B35 yang sekarang kita sudah ada uji coba untuk B40, B50 sampai dengan B100,” ungkapnya.

Sudaryono menjelaskan bahwa pemerintah telah menyediakan fasilitas dan tenaga ahli yang memadai di 64 balai penelitian di bawah Kementerian Pertanian. Namun, ia mengaku bahwa pemerintah memiliki tantangan besar yakni hasil riset tersebut dapat diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas, khususnya generasi muda.

Ia mengingatkan pentingnya pemuda mengandalkan riset ilmiah dalam menjalankan usaha di sektor pertanian. Sebab menurutnya, tutorial pertanian di media sosial, kurang berbasis riset yang dapat meningkatkan risiko kegagalan.

Di sisi lain, pemerintah juga sedang mendorong hilirisasi sektor pertanian untuk meningkatkan daya saing global komoditas unggulan seperti kelapa, kakao, kopi, dan kelapa sawit.

“Presiden, Pak Prabowo ingin bagaimana komoditas perkebunan kita itu kembali mencapai, kembali menduduki posisi top nomor satu di dunia,” tegas Sudaryono.

Ia pun berharap dengan dukungan kebijakan, pembiayaan yang tepat, serta sinergi dengan perguruan tinggi, sektor pertanian Indonesia dapat berkembang pesat hingga mampu bersaing secara global.

Penulis: Rizky Rian Saputra/Ter

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire