Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pemprov Papua Pegunungan harap apoteker berperan tingkatkan kesehatan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan mengharapkan apoteker dapat berperan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di daerah setempat. Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Pegunungan Wasuok D Siep mengatakan hal itu ketika membuka secara resmi rapat kerja daerah (Rakerda) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Pengurus Daerah Papua Pegunungan, di Wamena, Sabtu.

Pemprov Papua Pegunungan harap apoteker berperan tingkatkan kesehatan
X
Penjabat Sekda Provinsi Papua Pegunungan Wasuok D Siep ketika menabuh tifa sebagai tanda dibukanya Rakerda Ikatan Apoteker Indonesia Pengurus Daerah Papua Pegunungan pada Sabtu (10/5/2025. ANTARA/HO-Humas Pemprov Papua Pegunungan

Elshinta.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan mengharapkan apoteker dapat berperan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di daerah setempat. Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Pegunungan Wasuok D Siep mengatakan hal itu ketika membuka secara resmi rapat kerja daerah (Rakerda) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Pengurus Daerah Papua Pegunungan, di Wamena, Sabtu.

Pj Sekda Papua Pegunungan Wasuok D Siep mengatakan apoteker sangat dibutuhkan untuk daerah ini, karena peranan kesehatan tidak hanya di rumah sakit oleh dokter, tetapi apoteker menjadi penting untuk menghubungkan antara pasien dengan obat-obatan. Menurut dia, sesuai informasi bahwa jumlah apoteker yang terdata saat ini di Papua Pegunungan khususnya Kabupaten Jayawijaya hanya 154 orang.

“Jumlah ini menurut kami sangat kecil, dan bagaimana jumlah ini dapat ditingkatkan sehingga tenaga apoteker bisa melayani hingga ke pelosok di Papua Pegunungan,” ujarnya.

Dia menjelaskan Papua Pegunungan dengan delapan kabupaten membutuhkan tenaga-tenaga apoteker yang andal sehingga dapat menjembatani antara dokter dan pasien dalam pemberian obat-obatan.

“Kami berharap adanya kerja sama antara pemerintah daerah, apoteker dan sektor usaha lainnya dalam membantu meningkatkan sektor kesehatan khususnya pemberian obat-obatan di Papua Pegunungan,” katanya.

Dia menambahkan seandainya apoteker yang ada saat ini tidak ada anak-anak asli Papua Pegunungan, maka yang ada saat ini harus bisa berbahasa daerah sehingga bisa memberikan obat kepada pasien arus bawah di Papua Pegunungan yang mungkin saja tidak lancar menggunakan bahasa daerah.

“Kami berharap pengurus IAI Papua Pegunungan yang hari ini dibentuk supaya bisa mengembangkan sayap ke daerah-daerah dengan menurunkan apoteker yang andal. Contohnya Nduga, harus ada apoteker anak daerah yang dipersiapkan oleh pengurus IAI,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Pengurus Daerah IAI Provinsi Papua Edward Sihotang mengatakan rakerda ini merupakan bagian dari penguatan organisasi apoteker di Papua Pegunungan.


“Dengan organisasi ini maka akan menyatukan semua apoteker di Papua Pegunungan, baik itu pikiran, gagasan dengan kearifan lokal maka bisa membantu pemerintah dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dari apoteker itu sendiri,” ujarnya.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire