Top
Begin typing your search above and press return to search.

Halal bihalal PERADI SAI hadirkan gagasan reformasi profesi advokat

Halal Bihalal PERADI Suara Advokat Indonesia (SAI) 2025 sukses digelar di Hotel Kempinski Jakarta dengan mengangkat tema 'Dari Hati ke Hati Mewujudkan Soliditas'.

Halal bihalal PERADI SAI hadirkan gagasan reformasi profesi advokat
X
Sumber foto: Supriyarto Rudatin/Elshinta.com.

Elshinta.com - Halal Bihalal PERADI Suara Advokat Indonesia (SAI) 2025 sukses digelar di Hotel Kempinski Jakarta dengan mengangkat tema 'Dari Hati ke Hati Mewujudkan Soliditas'. Acara ini dihadiri lebih dari 450 peserta dari berbagai wilayah dan instansi, termasuk tokoh-tokoh penting seperti Mendagri Tito Karnavian, perwakilan Mahkamah Agung, dan Mabes Polri.

Ketua Umum PERADI SAI, Juniver Girsang, dalam sambutannya menekankan pentingnya pembaruan sistem profesi advokat di Indonesia. Ia mendorong transformasi dari sistem single bar menjadi multi bar yang lebih inklusif, terstruktur, dan menjamin profesionalisme.

Juniver juga mengusulkan pembentukan Dewan Advokat Nasional yang akan menaungi berbagai organisasi advokat dengan kode etik dan dewan kehormatan bersama. Usulan ini, menurutnya, akan segera diajukan ke DPR dalam revisi Undang-Undang Advokat.

“Kita butuh perubahan. Sudah saatnya Undang-Undang Advokat mengakomodasi banyak organisasi dalam satu sistem yang jelas, dengan kode etik dan Dewan Kehormatan Bersama,” ujarnya seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Supriyarto Rudatin.

Ia menilai, berbagai tantangan internal seperti ego sektoral dan kepentingan sempit masih menjadi hambatan. Oleh karena itu, keberadaan dewan kehormatan bersama diharapkan menjadi langkah awal konsolidasi dan pengawasan profesi yang lebih baik.

Acara Halal Bihalal juga diisi dengan tausyiah oleh Ustaz Adiwarman Azwar Karim yang membawakan pesan persatuan dan kepedulian sosial. Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, acara ini menguatkan solidaritas antaradvokat.

PERADI SAI kembali menunjukkan komitmen terhadap nilai toleransi dengan menunjuk panitia lintas agama. Tahun ini, panitia halal bihalal dipimpin oleh Martin Patrick Nagel yang beragama Nasrani, melanjutkan tradisi panitia Natal sebelumnya yang dipimpin oleh Muslim.

Martin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momen mempererat kekompakan dan dukungan antarsesama advokat. “Soliditas bukan hanya slogan, tapi semangat kerja sama yang harus terus dijaga,” ujarnya.

Selain mempererat silaturahmi, acara ini juga menggelar kegiatan sosial berupa pemberian bantuan kepada panti asuhan dan Rumah Tahanan Negara Kelas 1 Pondok Bambu sebagai bentuk kepedulian nyata dari PERADI SAI.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire