Lantas Polres Jayapura lakukan razia pengendara mabuk
Lantas Polres Jayapura melakukan razia atau kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) pada pengendara mobil dan sepeda motor yang pengemudinya di pengaruhi minuman keras (Miras) di wilayah hukum Polres Jayapura.

Elshinta.com - Lantas Polres Jayapura melakukan razia atau kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) pada pengendara mobil dan sepeda motor yang pengemudinya di pengaruhi minuman keras (Miras) di wilayah hukum Polres Jayapura.
Pasalnya, wilayah hukum Polres Jayapura banyak terjadi kecelakaan karena pengemudi mobil dan sepeda motor dalam kondisi mabuk karena terpengaruh minuman keras (Miras). Berdasarkan catatan Satlantas Polres Jayapura selama Januari-April 2025, angka kecelakaan diakibatkan pengemudi mabuk terus meningkat.
Hal itu seperti yang terjadi beberapa hari lalu, terdapat 3 peristiwa pengemudi mobil kondisi mabuk setelah berpesta minuman keras (Miras) di tempat tertentu terutama pada saat hari libur.
Kasat Lantas Polres Jayapura AKP Robertus Rengil mengatakan pelaksanaan razia atau KRYD ini dilakukan pagi dini hari, Selasa (13/5/2025), guna mengantisipasi orang mabuk yang mengendarai mobil maupun sepeda motor.
“Kami banyak menemukan orang mabuk bawa kendaraan di jalan terutama setia hari libur. Mereka mengendarai kendaraanya dengan kecepatan tinggi,” jelas AKP Robertus Rengil seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan.
Selain itu, kata dia, razia tersebut juga untuk menindak anak-anak muda yang melakukan balap liar di pagi hari maupun di malam hari yang sering terjadi belakangan ini. “Anak muda ini lakukan balap liar pada subuh hari yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat di jalan,” katanya.
Pada razia tersebut polisi berhasil mengamankan 2 unit mobil tanpa dilengkapi surat-surat kendaraannya, sedangkan untuk pengendara sepeda motor ada 9 unit yang diamankan tanpa memiliki STNK dan tidak menggunakan helm.
Robertus menyebut, pihaknya akan terus meningkatkan KRYD kepada pengemudi mobil dan sepeda motor dalam mencegah tindakan pencurian sepeda motor yang marak terjadi di Kabupaten Jayapura.