Saling tolong menolong antara sesama jemaah di tanah suci
Ibadah haji merupakan hal yang sangat diharapkan oleh seluruh umat Islam di dunia termasuk di Indonesia. Adalah hal yang wajar ketika seorang jemaah berupaya keras untuk dapat melaksanakan seluruh rangkaian dalam pelaksanaan ibadah haji ketika sudah berkesempatan memenuhi panggilan di tanah suci.

Elshinta.com - Ibadah haji merupakan hal yang sangat diharapkan oleh seluruh umat Islam di dunia termasuk di Indonesia. Adalah hal yang wajar ketika seorang jemaah berupaya keras untuk dapat melaksanakan seluruh rangkaian dalam pelaksanaan ibadah haji ketika sudah berkesempatan memenuhi panggilan di tanah suci.
Upaya sepenuh hati untuk menunaikan rangkaian ibadah dilakukan oleh para jemaah haji termasuk jamaah haji lansia.
Selama penulis mengikuti rangkaian ibadah di Masjid Nabawi Madinah Al Munawaroh dalam pelaksanaan ibadah haji 1446 H/2025, penulis menyaksikan semangat jemaah haji lansia dari Indonesia untuk menunaikan ibadah di Masjid Nabawi, seperti sholat wajib lima waktu secara berjamaah maupun ibadah sunnah lainnya. Semangat mereka untuk beribadah tidak kalah dengan jamaah yang berusia dibawahnya.
Penulis kerap melihat jemaah haji lanjut usia menuju maupun kembali dari Masjid Nabawi untuk melaksanakan ibadah. Di kamar hotel di Madinah, penulis kebetulan juga tinggal bersama seorang jamaah haji yang tergolong lansia, Rasyid Harun Suki (88 th) asal Jakarta Pusat yang mempunyai semangat untuk menjalankan ibadah di Masjid. Sementara Mas Kuncahyo dan Satijobudi Santoso Rahardjo, dua jemaah haji yang sering mendampinginya ke Masjid Nabawi pun mengakui semangat Rasyid Harun Suki, dalam menunaikan ibadah di Masjid Nabawi.
Pendamping setia para lansia itu biasanya "sebuah tongkat" selain kerabatnya maupun rekan jamah haji satu kamar penginapan (hotel) selama berada di Madinah.
Tidak hanya mendampingi saat perjalanan berangkat maupun kembali dari Masjid Nabawi, penulis melihat pendamping juga mencarikan kursi yang tersedia di masjid Nabawi untuk lansia agar dapat melaksanakan sholat dengan nyaman dengan duduk di kursi ketika menunaikan sholat berjamaah maupun solat sunnah.
Selain itu penulis juga melihat jamaah haji yang mendampingi jamaah haji yang memiliki kebutuhan khusus dengan membantu mendorong kursi roda yang digunakan jemaah haji berkebutuhan khusus tersebut.
Salah seorang Jamaah haji yang tinggal di Bekasi Jawa, Nandang Choiruddin bersama rekannya Zaqiudin Maqdis, pada Jumat (9/5/2025) terlihat sedang mendorong rekannya seorang Jemaah haji yang mempunyai kebutuhan khusus setelah melaksanakan ibadah sholat Jumat di Masjid Nabawi Madinah Almunawaroh.
Dalam perbincangan dengan penulis, Nandang Choruddin mengaku bersyukur bisa mendampingi jemaah haji yang memerlukan pendampingan tersebut.
"Awalnya dirinya tidak bisa bagaimana cara mendorong kursi roda, tapi dengan diberitahu cara mendorong akhirnya bisa mengantar rekan sesama jamaah haji yang berada di kamar hotel yang sama di Madinah," cerita Nandang Choiruddin.
Nandang Choiruddin mengungkapkan berkah dari mendorong rekan sesama jamaah haji saat kloternya mendapat giliran ke Raudhah.
Kisah saling bantu-membantu sesama jamaah haji Indonesia saat melaksanakan ibadah tentu masih banyak lagi. Masih banyak kisah saling membantu sesama jamaah yang tidaknya hanya ditempat umum, melainkan di tempat-tempat para jamaah haji Indonesia tinggal selama di Madinah.
Penulis : M. Muslichun, jamaah haji Indonesia 1446 H