Top
Begin typing your search above and press return to search.

Targetkan Kudus nol kasus DBD, Pemkab Kudus gencarkan 'Jumat Bersih'

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) masih sering ditemukan pada saat musim pancaroba.

Targetkan Kudus nol kasus DBD, Pemkab Kudus gencarkan Jumat Bersih
X
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Elshinta.com - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) masih sering ditemukan pada saat musim pancaroba. Di Kabupaten Kudus kasus DBD relatif menurun setiap tahun, sehinga Bupati Kudus Sam'ani Intakoris berkomitmen kasus DBB bisa nol dengan adanya upaya pencegahan. Salah satunya melalui peran Pertemuan Lintas Sektor Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) yang mengencarkan program Jumat bersih.

"Potensi penyebaran DBD di Kudus masih cukup tinggi, mengingat kondisi cuaca yang masih didominasi oleh hujan. Peran Pokjanal dibutuhkan untuk selanjutnya menyosialisasikan ke masyarakat," ucapnya saat menghadiri Pokjanal Penanggulangan Dengue Kabupaten Kudus, Selasa (20/5).

Adanya Pokjanal merupakan kepanjangan tangan Pemerintah Kabupaten Kudus dalam menanggulangi kasus dengue. Selanjutnya, Pokjanal menginformasikan pencegahan dengue kepada masyarakat.

"Setelah pertemuan ini, harus ada sosialisasi kembali ke masyarakat dan menggerakkan agar kebersihan lingkungan terjaga dan membasmi jentik-jentik nyamuk," pinta bupati seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Rabu (21/5).

Ia menekankan pentingnya evaluasi berbasis parameter dalam setiap langkah yang dilakukan oleh Pokjanal. Hal ini bertujuan agar kegiatan seperti kerja bakti, edukasi, dan gerakan masyarakat dapat diukur efektivitasnya secara jelas. Saat penyusunan program kerja Pokjanal ke depan mempertimbangkan budaya lokal masyarakat serta mengukur respons publik terhadap gerakan yang dilakukan.

Kepala Dinas Kesehatan Kudus dr. Andini Aridewi menjelaskan Pokjanal dilaksanakan guna menguatkan peran lintas program lintas sektor dan kemitraan yang tergabung dalam tim Pokjanal penanggulangan dan pengendalian kasus dengue. Langkah pencegahan, disampaikan Andini, dengan gerakan Jumat bersih, yakni membersihkan lingkungan dan mengaplikasikan satu rumah satu juru pemantau jentik.

"Salah satu pencegahannya dengan gerakan Jumat bersih, dan pengadaan satu rumah satu juru pemantau jentik," terangnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire