Rektor: Ciptakan lapangan kerja jangan mencari kerja
Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang 'kembalikan' mahasiswanya untuk mengabdikan diri ke masyarakat.

Elshinta.com - Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang 'kembalikan' mahasiswanya untuk mengabdikan diri ke masyarakat.
Pelepasan mahasiswa dikemas dalam wisuda dimana UNITRI, telah melakukan wisuda ke 48 dengan total 400 orang wisudawan.
Rektor Universitas Tribhuwana Tunggadewi Prof. Ir. Eko Handayanto, M.Sc., Ph.D, menyatakan 400 orang wisudawan dikukuhkan sebagai lulusan pada acara wisuda yang di gelar di Kampus UNITRI, Sabtu 24 Mei 2025.
“Lulusan wisudawan yang ke 48 tahun ini dari berbagai program studi, mulai dari Program Sarjana (S1), Magister (S2), hingga Profesi Ners. Dengan tambahan lulusan ini, UNITRI telah meluluskan total 16.527 Sarjana, 998 Magister, dan 784 Profesi Ners.,” ujar Rektor seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, AH Sugiharto, Senin (26/5).
Dengan tambahan lulusan ini, UNITRI telah meluluskan total 16.527 Sarjana, 998 Magister, dan 784 Profesi Ners.
“Dalam wisuda ke-48 ini, saya atas nama civitas akademika UNITRI menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan atas keberhasilan saudara menyelesaikan pendidikan di UNITRI,” ujar Rektor.
Dan yang terpenting mahasiswa yang kembali ke daerah dapat menciptakan lapangan kerja.
"Ini terus kita tekankan pada wisuda untuk kembali dan mengabdi ke daerah masing-masing, dan kita juga berusaha untuk menjembatani lulusan sarjana yang siap kerja bukan untuk didik atau dilatih termasuk pemerintah daerah,perusahaan baik dijawab Timur maupun dari masing-masing mahasiswa tersebut berasal," tandasnya.
Hingga Semester Ganjil 2024/2025, jumlah mahasiswa aktif UNITRI mencapai 6.407 orang, terdiri dari Program Sarjana (6.257), Profesi Ners (67), dan Magister (83), yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia dan dari luar negeri. UNITRI juga memberikan berbagai beasiswa dan subsidi pendidikan, termasuk Beasiswa KIP kepada 282 mahasiswa, dan subsidi SPP 50%-100% dari Yayasan Bina Patria Nusantara (YPBN) kepada hampir 60% mahasiswa.