Top
Begin typing your search above and press return to search.

Panel surya asal Indonesia catat transaksi Rp693 miliar di Brasil

Elshinta.com - Kementerian Perdagangan melalui Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Sao Paulo menyebut panel surya buatan Indonesia mencatatkan potensi transaksi sebesar 42 juta dolar AS atau setara Rp693 miliar dalam penjajakan bisnis (business matching) secara daring antara pelaku usaha Indonesia dan Brasil.

Panel surya asal Indonesia catat transaksi Rp693 miliar di Brasil
X
Ilustrasi - Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang mampu memproduksi energi bersih. (ANTARA/HO-Pertamina)

Elshinta.com - Kementerian Perdagangan melalui Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Sao Paulo menyebut panel surya buatan Indonesia mencatatkan potensi transaksi sebesar 42 juta dolar AS atau setara Rp693 miliar dalam penjajakan bisnis (business matching) secara daring antara pelaku usaha Indonesia dan Brasil.

"Tanggapan positif ini menunjukkan bahwa produk panel surya buatan Indonesia punya potensi pasar di Brasil," ujar Kepala ITPC Sao Paulo Donny Tamtama dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Menurut Donny, kedua pelaku usaha yaitu PT Solar Karya Indonesia asal Indonesia dan MRT Auditoria E Consultoria asal Brasil akan menindaklanjuti penjajakan ini.

Keduanya akan memastikan kelancaran ekspor dari Indonesia serta kemudahan akses pasar Brasil. Menurut Donny, untuk mencapai nilai transaksi ini, MRT Auditoria E Consultoria berminat menjadi perwakilan resmi PT Solar Karya Indonesia di Brasil.

Kerja sama ini untuk memfasilitasi proses regulasi dan sertifikasi produk, sehingga akses masuk ke pasar Brasil dapat berjalan lebih lancar.

Lebih lanjut, kata Donny, kebutuhan panel surya di Brasil cukup tinggi, terutama untuk diaplikasikan di toko serba ada (supermarket), pabrik, dan area publik.

Banyak perusahaan dan fasilitas publik mulai beralih ke energi terbarukan seperti tenaga surya untuk mengurangi biaya energi dan mendukung keberlanjutan lingkungan.

Selain produk panel surya, ITPC Sao Paulo juga memfasilitasi penjajakan bisnis secara daring untuk produk suku cadang kendaraan bermotor. Penjajakan bisnis ini mempertemukan PT Astra Otoparts dari Indonesia dengan Exata Importacao E Comercio LTDA dari Brasil pada 25 April 2025.

Potensi nilai transaksi dari pertemuan ini diperkirakan mencapai 100 ribu dolar AS atau senilai Rp1,64 miliar. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari ketertarikan pembeli Brasil tersebut terhadap produk suku cadang kendaraan bermotor asal Indonesia yang dipamerkan dalam ajang Ficomex 2024 di Goiania, Brasil pada 23-24 Agustus 2024.

Donny mengatakan, penjajakan bisnis merupakan bagian dari strategi yang terstruktur dan berbasis permintaan pasar.

Besarnya potensi transaksi antara eksportir Indonesia dan importir Brasil membuka peluang kerja sama yang berkelanjutan. Potensi ini dapat berkontribusi meningkatkan ekspor, khususnya ke wilayah Amerika Latin.

"Brasil menunjukkan tren permintaan yang positif terhadap produk-produk dari Indonesia. Kegiatan penjajakan bisnis menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan kapabilitas industri nasional dan memperluas peluang ekspor di kawasan Amerika Latin," imbuh Donny.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire