Top
Begin typing your search above and press return to search.

Sebanyak 11 JCH Embarkasi Jakarta-Bekasi wafat sebelum laksanakan Ibadah Haji 2025

Sebanyak 11 jamaah calon haji (JCH) asal Embarkasi Jakarta-Bekasi dilaporkan meninggal dunia sebelum sempat melaksanakan rangkaian ibadah haji tahun 2025.

Sebanyak 11 JCH Embarkasi Jakarta-Bekasi wafat sebelum laksanakan Ibadah Haji 2025
X
Sumber foto: Hamzah Aryanto/elshinta.com.

Elshinta.com - Sebanyak 11 jamaah calon haji (JCH) asal Embarkasi Jakarta-Bekasi dilaporkan meninggal dunia sebelum sempat melaksanakan rangkaian ibadah haji tahun 2025.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Dokumen PPIH Embarkasi Jakarta-Bekasi, Amri Yusri, yang mengatakan dari total 11 jamaah yang wafat, 10 orang meninggal di Arab Saudi, sedangkan satu orang meninggal di tanah air.

"Sepuluh jamaah wafat di Arab Saudi terdiri dari 8 laki-laki dan 1 perempuan. Sementara satu jamaah meninggal di tanah air ketika hendak berangkat menuju Arab Saudi," kata Amri, Senin (26/5/2025).

Ia mengungkapkan jamaah yang meninggal di Indonesia berasal dari Kloter 46 Embarkasi Bekasi. Jamaah tersebut mengalami penurunan kondisi kesehatan saat dalam perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta.

"Yang bersangkutan sempat drop di perjalanan. Setelah dirujuk ke rumah sakit, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit," ungkapnya.

Sementara itu, 10 jamaah lainnya wafat saat berada di Tanah Suci. Mayoritas merupakan peserta gelombang pertama pemberangkatan haji.

"Dari sepuluh jamaah yang meninggal di Arab Saudi, delapan di antaranya adalah laki-laki dan dua perempuan, dengan rentang usia antara 50 hingga 70 tahun," jelas Amri lebih lanjut.

Adapun jamaah yang wafat berasal dari sejumlah daerah di Jawa Barat, yakni Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kota Bekasi, Kota Tasikmalaya, dan Kabupaten Ciamis.

Amri menuturkan, faktor kesehatan menjadi penyebab utama wafatnya para jamaah. Kondisi cuaca ekstrem di Arab Saudi turut memperburuk daya tahan tubuh para jamaah, terutama yang memiliki riwayat penyakit bawaan.

"Cuaca yang panas dan kering memicu gangguan pernapasan serta kelelahan pada beberapa jamaah," ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamzah Aryanto, Selasa (27/5).

Sebagai langkah antisipasi, PPIH Embarkasi Jakarta-Bekasi mengimbau seluruh jamaah untuk menjaga kebugaran fisik dan tidak memaksakan diri saat menjalani rangkaian ibadah haji.

"Kami mengingatkan kepada jamaah agar senantiasa menjaga kesehatan dan segera melapor ke petugas apabila merasa tidak enak badan," pungkas Amri.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire