Pertamina alih suplai BBM untuk amankan ketersediaan di Bengkulu
Elshinta.com - Pertamina Patra Niaga mengalihkan suplai bahan bakar minyak (BBM) dari tiga terminal BBM di sekitar terminal BBM Bengkulu untuk mengamankan ketersediaan BBM pascapendangkalan alur masuk dermaga di Pelabuhan Pulau Baai.

Elshinta.com - Pertamina Patra Niaga mengalihkan suplai bahan bakar minyak (BBM) dari tiga terminal BBM di sekitar terminal BBM Bengkulu untuk mengamankan ketersediaan BBM pascapendangkalan alur masuk dermaga di Pelabuhan Pulau Baai.
“Untuk mengatasi kendala stok BBM di Bengkulu, Pertamina melakukan alih suplai BBM,” ucap Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari, dikutip dari ANTARA , Selasa.
Adapun ketiga terminal di sekitar Bengkulu tersebut, yakni terminal BBM Lubuk Linggau, Sumatera Selatan; terminal BBM Teluk Kabung, Sumatera Barat; dan terminal BBM Panjang, Lampung.
Pertamina juga menambah waktu pelayanan pada ketiga terminal tersebut.
Jarak tempuh dari terminal BBM Teluk Kabung dan terminal BBM Panjang hampir sekitar 26 jam untuk perjalanan pulang-pergi dari Terminal BBM ke SPBU.
“Meskipun jarak tempuh dari titik suplai alternatif ini lebih jauh dan cukup berat, Pertamina tetap berkomitmen agar distribusi BBM untuk masyarakat Bengkulu tetap berjalan,” kata Heppy.
Selain itu, Pertamina juga menambah 11 unit mobil tangki, hingga meningkatkan distribusi melalui kereta api dengan dukungan dari PT KAI.
Pertamina berharap agar pengerukan pelabuhan/dermaga Pulau Baai dapat segera dilakukan oleh pihak terkait, agar pasokan BBM ke masyarakat Bengkulu dapat segera normal.
“Kami memahami kondisi ini berat bagi masyarakat Bengkulu, namun kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk pemenuhan BBM masyarakat Bengkulu,” tuturnya.
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) mendatangkan dua kapal keruk skala besar yakni CSD Costa Fortuna 3 dan AHT Costa Fortuna 5 untuk menyelesaikan permasalahan pendangkalan alur di Pelabuhan Pulau Baai, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu.
Pelindo memastikan bahwa kapal keruk tersebut akan segera tiba di Pelabuhan Pulau Baai.
Kapal keruk yang berdimensi lebih besar itu didatangkan dari Batam dan saat ini kapal sudah dalam perjalanan menuju ke Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu.