Rinov/Pitha evaluasi kekalahan di Singapura untuk tampil di Istora
Elshinta.com - Ganda campuran Indonesia Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari menjadikan kekalahan di babak pertama BWF World Tour Super 750 Singapore Open 2025 sebagai bahan evaluasi untuk tampil lebih baik pada Super 1000 Indonesia Open di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, pekan depan.

Elshinta.com - Ganda campuran Indonesia Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari menjadikan kekalahan di babak pertama BWF World Tour Super 750 Singapore Open 2025 sebagai bahan evaluasi untuk tampil lebih baik pada Super 1000 Indonesia Open di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, pekan depan.
Pasangan peringkat ke-38 dunia itu harus mengakui keunggulan wakil Skotlandia Alexander Dunn/Julie Macpherson dua gim langsung 16-21, 17-21 dalam laga berdurasi 37 menit di Singapore Indoor Stadium, Singapura, Rabu.
“Hasil hari ini memang belum cukup baik. Kami akan coba lagi minggu depan di Indonesia Open,” ujar Rinov dalam keterangan tertulis PP PBSI setelah pertandingan.
Rinov/Pitha sempat unggul pada awal gim pertama, namun kehilangan momentum akibat sejumlah kesalahan sendiri.
Rinov juga sempat mendapat dua kali fault servis dari service judge, namun ia menegaskan hal itu bukan alasan utama kekalahan mereka.
“Memang cukup berpengaruh ketika dua servis saya difault, tapi itu bukan faktor utama. Banyak faktor lain yang membuat kami kalah, dan itu yang akan kami evaluasi,” kata Rinov.
Pitha menambahkan persiapan mereka sejatinya sudah cukup baik sejak sesi latihan dan uji coba lapangan sehari sebelumnya. Namun, kondisi pertandingan yang berbeda membuat mereka kesulitan beradaptasi.
“Kami sudah mencoba memperbaiki, mengevaluasi yang kurang dan menambah yang sudah bagus. Kemarin saat mencoba lapangan rasanya cukup nyaman. Tapi saat pertandingan, sangat berbeda," kata Pitha.
Dengan kekalahan ini, Rinov/Pitha gagal mengikuti jejak pasangan muda Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu yang melaju ke babak 16 besar setelah menang meyakinkan dua gim langsung 21-16, 21-12 atas pasangan Taiwan Ming Che Lu/Hung En-Tzu.
Namun, Rinov/Pitha menegaskan mereka tak akan larut dalam hasil negatif dan langsung mengalihkan fokus ke turnamen berikutnya yaitu Indonesia Open yang menjadi turnamen dengan level tertinggi di dunia.