Pemkot Bogor perkenalkan Rumah Keluarga Merah Putih
Pemerintah Kabupaten (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, memperkenalkan Rumah Keluarga Merah Putih (RKMP), sebuah tempat perlindungan dan pemberdayaan bagi perempuan dan anak. Bupati Bogor Rudy Susmanto usai peluncuran di Cibinong, Kamis, menyebutkan program yang dijalankan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor tersebut merupakan pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkot) Bogor, Jawa Barat, memperkenalkan Rumah Keluarga Merah Putih (RKMP), sebuah tempat perlindungan dan pemberdayaan bagi perempuan dan anak. Bupati Bogor Rudy Susmanto usai peluncuran di Cibinong, Kamis, menyebutkan program yang dijalankan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor tersebut merupakan pertama dan satu-satunya di Indonesia.
Ia menjelaskan rumah ini menjadi wujud nyata hadirnya pemerintah terhadap berbagai peristiwa kekerasan terhadap anak maupun kekerasan rumah tangga terhadap perempuan.
"Rumah ini bukan hanya tempat tinggal sementara, tetapi juga tempat konsultasi dan pemulihan baik secara individu maupun keluarga. Kami menjamin kerahasiaan data setiap warga yang datang,” kata Rudy Susmanto.
RKMP memberikan 10 layanan utama yang komprehensif, antara lain Pusat Pembelajaran Keluarga, Motivasi Ketahanan Keluarga, Perempuan Ekonomi Produktif, dan Forum Anak Kabupaten Bogor.
Kemudian ada pelayanan terhadap korban kekerasan perempuan dan anak, konsultasi dan bantuan hukum, konseling dan pelayanan keluarga sejahtera (Satyagatra), Pusat Informasi Konseling Remaja, Pojok KIE KB, serta Ruang Advokasi dan Edukasi Komunitas.
RKMP Kabupaten Bogor berlokasi di Kompleks Pemkab Bogor, Cibinong, dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk menunjang kenyamanan masyarakat.
“Kami ingin masyarakat yang sedang tertimpa musibah merasa diperlakukan dengan sangat baik dan manusiawi. RKMP ini kami siapkan seperti hotel bintang lima, karena kami ingin menunjukkan bahwa pemerintah benar-benar hadir di saat masyarakat membutuhkan pertolongan,” ujar Bupati Rudy.
Ia menyebutkan RKMP menjadikan Kabupaten Bogor sebagai pelopor dan model percontohan nasional dalam membangun sistem perlindungan keluarga secara terpadu.
Rudy Susmanto berencana memperbanyak RKMP ke sejumlah lokasi untuk mendekatkan masyarakat di wilayah barat, utara, timur, hingga selatan Kabupaten Bogor.
“Ini baru awal. RKMP akan kami hadirkan di wilayah lain agar setiap warga mendapatkan akses perlindungan yang adil dan merata. Rumah ini adalah simbol kepedulian, kekuatan bersama, dan harapan bagi keluarga di Kabupaten Bogor," cetusnya.
Sementara itu Direktur Kebijakan Strategi Bidang Penyerasian Pembangunan Keluarga dan Keluarga Berencana BKKBN RI Hariyadi Wibowo mengapresiasi Pemkab Bogor yang menjadi pionir dalam menyediakan layanan RKMP.
“Kasus kekerasan terhadap anak perempuan, bullying, dan lainnya melalui RKMP ini bisa tertangani dengan baik, bahkan bisa meminimalisir,” ujarnya.
Kepala DP3AP2KB Kabupaten Bogor Sussy Rahayu Agustini di tempat yang sama menjelaskan RKMP merupakan layanan perlindungan dan pemberdayaan berbasis keluarga dalam satu sistem terpadu. RKMP juga didesain sebagai ruang konsultasi dan pemberdayaan, yang terbuka bagi anak, remaja, serta perempuan. Tujuannya mendorong terbentuknya keluarga yang berkualitas, harmonis, dan tangguh melalui pendekatan yang holistik dan terintegrasi.
“RKMP juga menjadi tempat berkumpul, berdiskusi, dan membangun masa depan keluarga. Melalui pendekatan terpadu ini, kami ingin menghadirkan keluarga sebagai kekuatan utama dalam menjaga ketahanan sosial dan nasional,” kata Sussy.