Top
Begin typing your search above and press return to search.

Bollard trotoar dicuri, Dinas PU BM-TR Sumsel lapor ke Polisi

Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PU BMTR) Provinsi Sumatera Selatan melaporkan kasus pencurian ratusan bollard trotoar di Jalan Wali Kota H. Husni, Palembang, kepada Kepolisian Sektor Seberang Ulu I, Selasa (3/6/2025). 

Bollard trotoar dicuri, Dinas PU BM-TR Sumsel lapor ke Polisi
X
Foto: Adi Asmara/Radio Elshinta

Elshinta.com - Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PU BMTR) Provinsi Sumatera Selatan melaporkan kasus pencurian ratusan bollard trotoar di Jalan Wali Kota H. Husni, Palembang, kepada Kepolisian Sektor Seberang Ulu I, Selasa (3/6/2025).

Sebagaimana diketahui, Bollard tersebut merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Sumsel yang dipasang untuk melindungi pejalan kaki di area trotoar.

Kepala Dinas PU BMTR Sumsel, M. Affandi, menyebutkan bahwa kejadian pencurian ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, sejak pemasangan awal bollard pada Juli 2024, pihaknya telah mencatat hilangnya lebih dari 10 bollard dalam waktu singkat.

“Awalnya hilang lebih dari 10 tiang setelah pemasangan pertama. Karena saat itu masih menjadi tanggung jawab penyedia jasa, bollard yang hilang langsung diganti dari stok cadangan yang tersedia,” urai Affandi, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Adi Asmara.

Namun, pada pemeriksaan terakhir, diketahui bahwa jumlah bollard yang hilang telah mencapai 187 tiang dari total 585 bollard yang dipasang di kedua sisi jalan menuju akses Jembatan Musi VI.

Affandi menjelaskan lebih lanjut bahwasanya, bollard merupakan tiang pembatas yang berfungsi untuk melindungi pejalan kaki dari kendaraan yang bisa saja memasuki trotoar. Selain itu, bollard juga dirancang secara estetik agar memperindah tampilan kawasan.

“Bollard ini dipasang dengan standar teknis. Sebelum dipasang, tiang dicor dan diberi angkur. Bagian bawahnya juga dibor ke lantai trotoar agar lebih kokoh,” ujarnya.

Namun demikian, Afandi menyayangkan bahwa meskipun sudah dirancang dengan sistem pengamanan, bollard tetap menjadi sasaran pencurian.

Akibat pencurian ini, Dinas PU BMTR Sumsel mengalami kerugian yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Untuk menanggulangi dampaknya, dinas telah berkoordinasi dengan penyedia jasa untuk mencetak ulang bollard yang terbuat dari besi.

“Mereka bersedia membantu proses pencetakan ulang. Mudah-mudahan minggu depan bollard pengganti sudah bisa dipasang,” ungkap Affandi.

Lebih lanjut, Affandi juga mengapresiasi atensi dari pihak kepolisian, khususnya Polrestabes Palembang dan jajaran Polsek SU I, yang telah menindaklanjuti laporan ini. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan masyarakat turut menjaga fasilitas umum yang dibuat untuk mempercantik kota.

“Dari Kejadian ini kami berharap ada kesadaran bersama dari warga untuk merawat fasilitas yang sudah dibangun oleh pemerintah,” tutup Affandi.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire