Anggota Tim Pengawas Haji DPR: Pelayanan Haji 2025 meningkat
Pelayanan haji tahun 2025 mendapat apresiasi dari anggota Tim Pengawas Haji DPR RI, Muhammad Husni. Anggota Komisi VIII DPR RI itu menilai, penyelenggaraan haji oleh Kementerian Agama (Kemenag) semakin baik dan menyentuh berbagai aspek layanan. "Pelayanan dari Kementerian Agama lebih bagus dibanding tahun-tahun sebelumnya," ujar Muhammad Husni usai meninjau KKHI di Makkah, Selasa (3/6/2025).

Elshinta.com - Pelayanan haji tahun 2025 mendapat apresiasi dari anggota Tim Pengawas Haji DPR RI, Muhammad Husni. Anggota Komisi VIII DPR RI itu menilai, penyelenggaraan haji oleh Kementerian Agama (Kemenag) semakin baik dan menyentuh berbagai aspek layanan. “Pelayanan dari Kementerian Agama lebih bagus dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ujar Muhammad Husni usai meninjau KKHI di Makkah, Selasa (3/6/2025).
Menurut Husni, sejumlah sektor layanan mengalami peningkatan signifikan, termasuk akomodasi, transportasi, dan katering. Ia menyebut hotel yang digunakan untuk jemaah haji sudah sangat memadai. Bahkan, di beberapa lokasi, jemaah mendapat kamar yang dihuni hanya dua orang, padahal standar biasanya empat orang per kamar.
“Katering sampai hari ini lancar semuanya, hotel juga satu kamar empat orang, malah ada di beberapa tempat saya lihat hanya dua orang,” ungkapnya.
Selain itu, Husni mengapresiasi kinerja petugas haji, terutama petugas transportasi yang dinilai semakin sigap dan komunikatif dalam membimbing jemaah. Bus khusus yang disebut “bus shalawat” menjadi salah satu fasilitas yang membantu kelancaran mobilitas jemaah. “Petugas-petugas kita terus menjaga dan membimbing calon jemaah, mereka komunikasinya jauh lebih baik,” kata Husni.
Ia juga menggarisbawahi bahwa ketertiban jemaah haji Indonesia tahun ini jauh lebih baik, sehingga menunjang kelancaran seluruh rangkaian ibadah.
Tak hanya itu, Husni menyebut kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang memperketat pelaksanaan haji, termasuk pelarangan haji ilegal, memberikan kontribusi positif. Kebijakan ini diyakini meningkatkan kenyamanan jemaah Indonesia selama pelaksanaan ibadah.
Dalam kunjungannya ke lapangan, Husni mengaku menemukan satu kendala kecil, yaitu gangguan air di hotel. Namun, respons cepat petugas, menurutnya, membuat masalah tersebut bisa cepat diatasi tanpa mengganggu kenyamanan jemaah. “Kemarin ada hotel kita yang Airnya di bberapa lantai ampet, tapi hanya 1x2 jam, Saya enggak bilang 1x24 jam, l airnya langsung hidup,” ujarnya.
Muhammad Husni menegaskan, pihaknya sebagai pengawas akan terus memantau penyelenggaraan haji untuk memastikan pelayanan kepada jemaah berjalan optimal.
Penulis: Rama Pamungkas/Ter