Minggu, 21 Oktober 2018 | 22:45 WIB

Daftar | Login

MacroAd

/

Hadapi MEA, JK dorong para insinyur terus berinovasi

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Administrator
<p>Wakil Presiden Jusuf Kalla mendorong para insinyur untuk terus berinovasi agar terus membuat kemajuan karena ilmu pengetahuan sangat cepat berkembang.</p><p>"Kalau insinyur tidak menemukan inovasi, maka tidak membuat kemajuan karena Inovasilah yang menimbulkan kebangkitan atau penemuan. Maka sebagai insinyur harus berlandaskan pada inovasi," kata Wapres di Jakarta, Jumat (11/12).</p><p>Wapres menyampaikan hal tersebut saat membuka Kongres XX Persatuan Insinyur Indonesia (PII).</p><p>Wapres Kalla mengatakan, posisi insinyur sangat penting dan memberikan banyak kemajuan. Bahkan tiga dari tujuh presiden Indonesia adalah insinyur yaitu Soekarno, BJ Habibie dan Joko Widodo.</p><p>Dia menjelaskan perbedaan antara insinyur dengan ekonom, yaitu ilmu ekonomi selalu berkembang ketika ada krisis. Tapi insinyur setiap inovasi baru selalu mendatangkan kemajuan.</p><p>Lebih lanjut dia mengatakan, insinyur harus terus melakukan inovasi karena ilmu pengetahuan sangat cepat berkembang misalnya ilmu Teknologi Informasi (IT) yang berkembang setiap 1,5 tahun.</p><p>"Jika tidak diasah, dilatih dan ditingkatkan maka ilmunya akan hilang hanya tinggal ijazahnya saja," katanya.</p><p>Menurut Wapres, saat ini Indonesia kekurangan insinyur dengan perbandingan satu insinyur untuk 10.000 orang beda jauh dengan Malaysia dimana satu insinyur untuk 3.000 orang dan Singapura untuk 1.000 orang.</p><p>Selain itu, hanya 45 persen insinyur yang bekerja sesuai dengan pendidikannya, selebihnya menganggur. Maka solusinya adalah membuka lapangan kerja dan pengembangan ekonomi. (Ant)</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 21 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Jelang sidang tahunan ICCIA, ISABC dan SAIBC gelar pertemuan

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:35 WIB

Menag: Hari Santri Nasional bentuk pengakuan negara

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:29 WIB

Soekarwo: Tunggu 27 Oktober kepastian Suramadu gratis

Bencana Alam | 21 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Desa Salua Kabupaten Sigi diterjang banjir

Arestasi | 21 Oktober 2018 - 20:35 WIB

10 pelajar pelaku tawuran tewaskan Rizky dibekuk

<p>Wakil Presiden Jusuf Kalla mendorong para insinyur untuk terus berinovasi agar terus membuat kemajuan karena ilmu pengetahuan sangat cepat berkembang.</p><p>"Kalau insinyur tidak menemukan inovasi, maka tidak membuat kemajuan karena Inovasilah yang menimbulkan kebangkitan atau penemuan. Maka sebagai insinyur harus berlandaskan pada inovasi," kata Wapres di Jakarta, Jumat (11/12).</p><p>Wapres menyampaikan hal tersebut saat membuka Kongres XX Persatuan Insinyur Indonesia (PII).</p><p>Wapres Kalla mengatakan, posisi insinyur sangat penting dan memberikan banyak kemajuan. Bahkan tiga dari tujuh presiden Indonesia adalah insinyur yaitu Soekarno, BJ Habibie dan Joko Widodo.</p><p>Dia menjelaskan perbedaan antara insinyur dengan ekonom, yaitu ilmu ekonomi selalu berkembang ketika ada krisis. Tapi insinyur setiap inovasi baru selalu mendatangkan kemajuan.</p><p>Lebih lanjut dia mengatakan, insinyur harus terus melakukan inovasi karena ilmu pengetahuan sangat cepat berkembang misalnya ilmu Teknologi Informasi (IT) yang berkembang setiap 1,5 tahun.</p><p>"Jika tidak diasah, dilatih dan ditingkatkan maka ilmunya akan hilang hanya tinggal ijazahnya saja," katanya.</p><p>Menurut Wapres, saat ini Indonesia kekurangan insinyur dengan perbandingan satu insinyur untuk 10.000 orang beda jauh dengan Malaysia dimana satu insinyur untuk 3.000 orang dan Singapura untuk 1.000 orang.</p><p>Selain itu, hanya 45 persen insinyur yang bekerja sesuai dengan pendidikannya, selebihnya menganggur. Maka solusinya adalah membuka lapangan kerja dan pengembangan ekonomi. (Ant)</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com