Senin, 21 Agustus 2017

Solusi jitu mengatasi anak ngambek

Senin, 21 Desember 2015 01:19

(ilustrasi anak ngambek. (Foto: Shutterstock) (ilustrasi anak ngambek. (Foto: Shutterstock)
Ayo berbagi!

Anak-anak kecil mudah sekali ngambek. Penyebabnya bisa karena faktor genetik  dan hubungan interaksi dengan lingkungan. Rasa tidak nyaman atau permintaan yang tidak terpenuhi membuat anak suka mengambek. Diungkapkan oleh Tara de Thouars, BA, M. Psi, konsultasi psikolog, pada dasarnya variasi emosi yang ditunjukkan oleh anak masih terbatas bila dibandingkan dengan orang dewasa. 

Hal tersebut disebabkan karena ngambek menjadi salah satu cara anak untuk memberitahukan kepada lingkungan bahwa ada sesuatu yang berlawanan dari harapan atau keinginannya. Biasanya orangtua cenderung memanjakan anak dan selalu menuruti permintaan anak ketika anak sedang mengambek.

"Hal itu mendorong anak untuk menggunakan cara mengambek ketika meminta sesuatu, bila anak mengambek sebaiknya orangtua mencoba untuk memahami mengapa ia mengambek dan apa arti atau pesan dari perilaku mengambeknya. Bila anak langsung dimarahi, maka anak akan merasa bahwa mereka tidak dipahami dan justru akan menunjukkan perilaku yang negatif,"ucapnya kepada Jitunews.com di Jakarta, baru-baru ini. 

Kalaupun setelah dimarahi anak berhenti mengambek, itu lebih karena anak merasa takut dengan orangtuanya. Namun, si anak tetap merasa dia tidak dipahami oleh orangtuanya.

"Padahal tujuan anak mengambek adalah agar orang lain tahu hal apa yang tidak disukainya. Bila anak tidak dipahami tapi juga tidak diberikan kesempatan untuk mengekspresikan emosinya, maka ke depannya anak akan memiliki konflik dalam mengekspresikan emosi dan masalahnya,"tungkasnya. 

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar