Jumat, 24 Maret 2017

Duh, jumlah perempuan osteopenia cukup tinggi

Senin, 04 Januari 2016 03:27

Ayo berbagi!

Lebih dari 40% perempuan muda Indonesia memasuki tahap osteopenia, yang menunjukkan tingginya risiko osteoporosis.

Osteoporosis tidak hanya menghantui perempuan lanjut usia maupun yang sudah mengalami menopause. Perempuan muda pun sudah mendapat lampu kuning dengan terungkapnya osteopenia.

Osteopenia bukan penyakit, melainkan status rentan osteoporosis akibat puncak massa tulang (kepadatan tulang) tidak maksimal.

Kepadatan tulang atau bone mineral density (BMD) dapat diukur dengan DEXA test. Bila BMD  lebih rendah ketimbang BMD puncak normal dapat dikatakan osteopenia maupun osteoporosis.

Klaim ini tergantung jumlah T-score. Nilai T-score diatas -1,0 berarti kepadatan tulang normal.

Sementara nilai T-score antara -2,5 dan -1,0 menunjukkan massa tulang rendah (osteopenia). Sedangkan nilai di bawah -2,5 mengindikasikan osteoporosis.

Baca selengkapnya di Pinkkorset

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-DeN

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar