Kiromal Katibin siap di Seri IFSC World Cup selanjutnya
Atlet panjat tebing Indonesia, Kiromal Katibin, tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Kamis (5/6/2025) pagi, usai meraih gelar juara pada ajang IFSC Climbing World Cup seri Denver 2025 di Denver, Colorado, Amerika Serikat.
.jpeg)
Elshinta.com - Atlet panjat tebing Indonesia, Kiromal Katibin, tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Kamis (5/6/2025) pagi, usai meraih gelar juara pada ajang IFSC Climbing World Cup seri Denver 2025 di Denver, Colorado, Amerika Serikat.
Kedatangan Katibin disambut hangat oleh perwakilan Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI). Ia tiba bersama Alfian Muhammad Fajri, manajer Timnas Panjat Tebing Indonesia, dan Asep Sufian selalu official.
Dalam kompetisi tersebut, Katibin dinyatakan sebagai pemenang setelah babak final terpaksa dihentikan oleh panitia penyelenggara akibat cuaca buruk yang melanda kawasan kompetisi.
Berdasarkan keputusan resmi IFSC, pemenang ditentukan melalui catatan waktu terbaik selama kompetisi, di mana Katibin menempati posisi teratas dengan waktu 4,83 detik yang ia torehkan pada babak kualifikasi.
Catatan waktu tersebut mengungguli dua atlet tuan rumah Amerika Serikat Zach Hammer yang hanya a mencatatkan waktu 4,88 detik, dan Samuel Watson, pemegang rekor dunia yang mencatatkan waktu 4,89 detik, yang juga mencatatkan waktu mereka di babak kualifikasi.
Sebelum pertandingan dihentikan, Katibin sempat turun di babak perdelapan final (16 besar), menghadapi atlet asal Italia dan mencatatkan waktu 4,87 detik.
Medali emas di seri Denver ini menjadi medali ketiga yang diraih Katibin dalam rangkaian IFSC Climbing World Cup 2025. Sebelumnya, ia sukses meraih dua medali perunggu pada seri Wujiang, Tiongkok, dan Bali, Indonesia, menjadikannya salah satu atlet paling konsisten di nomor speed musim ini.
Kepada Humas FPTI, Katibin menyampaikan rasa syukurnya atas kemenangan ini. “Saya sangat bersyukur dan bangga bisa memenangkan seri Denver ini meskipun pertandingan tidak berjalan sampai babak final. Saya tetap menghargai keputusan panitia dan hasil ini tetap membanggakan bagi saya dan Indonesia,” ujar Katibin dikutip dari keterangan tertulis.
“Terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia, pelatih Coach Hendra, Ketua Umum FPTI Yenny Wahid, dan teman-teman atlet lainnya yang terus mendukung saya sampai saat ini. Dukungan itu sangat berarti dan menjadi energi tambahan bagi saya selama bertanding,” tambahnya.
Kemenangan ini kembali menegaskan konsistensi Katibin di level internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan di nomor speed. Ia menegaskan bahwa raihan ini menjadi motivasi tambahan untuk menghadapi seri-seri World Cup lainnya di tahun ini dan utamanya menuju target Olimpiade LA 2028.
“Kami akan terus berlatih lebih keras. Masih ada beberapa seri lagi dan kami siap memberikan yang terbaik untuk Indonesia utamanya menuju target LA 2028,” katanya.
Ichal Umarella, Manajer Timnas Panjat Tebing Indonesia turut mengapresiasi performa Katibin dan menyampaikan bahwa fokus tim kini beralih ke seri berikutnya dari IFSC World Cup. “Denver udah selesai, fokus ke World Cup seri selanjutnya. Sementara klasemen Katibin peringkat 1, sedikit poin di atas Watson,“ ujar Ichal kepada media.
Pernyataan ini menegaskan bahwa Katibin kini memimpin klasemen sementara nomor speed IFSC World Cup 2025, unggul tipis atas pesaing terberatnya, Samuel Watson, dan akan kembali bertanding dalam seri-seri selanjutnya yang krusial untuk mempertahankan posisinya di puncak dunia.
PP FPTI mengapresiasi pencapaian Katibin dan seluruh tim, serta berharap momentum positif ini menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda tanah air untuk terus berprestasi di tingkat internasional.
Penulis: Dwi Iswanto/Ter