Top
Begin typing your search above and press return to search.

11 Juni 1945: Raden Mas Suryo Guritno, naik takhta sebagai Pakubuwana XII

Letnan Jenderal TNI (Tit.) Sri Susuhunan Pakubuwana XII (disingkat PB XII) adalah gelar susuhunan Surakarta untuk Raden Mas Suryo Guritno. PB XII adalah putra dari Pakubuwana XI atau Raden Mas Ontoseno, yang lahir pada 14 April 1925 dari permaisuri KRAy. Koespariyah yang bergelar GKR. Pakubuwana. 

11 Juni 1945:  Raden Mas Suryo Guritno, naik takhta sebagai Pakubuwana XII
X
11 Juni 1945: Raden Mas Suryo Guritno, naik takhta sebagai Pakubuwana XII

Elshinta.com - Letnan Jenderal TNI (Tit.) Sri Susuhunan Pakubuwana XII (disingkat PB XII) adalah gelar susuhunan Surakarta untuk Raden Mas Suryo Guritno. PB XII adalah putra dari Pakubuwana XI atau Raden Mas Ontoseno, yang lahir pada 14 April 1925 dari permaisuri KRAy. Koespariyah yang bergelar GKR. Pakubuwana.

Suryo Guritno pada masa kecilnya pernah bersekolah di ELS (Europeesche Lagere School) Pasar Legi, Surakarta. Oleh teman-temannya, Suryo Guritno sering dipanggil dengan nama Bobby. Di sekolah yang sama ini pula beberapa pamannya, putra Pakubuwana X yang sebaya dengannya menempuh pendidikan. Suryo Guritno termasuk murid yang mudah bergaul dan hubungannya dengan teman-teman berlangsung akrab, bahkan ketika di sekolah pun ia bergaul tanpa memandang status sosial yang disandangnya.

Waktu kecil ia gemar mempelajari tari-tarian klasik, dan yang paling digemari adalah Tari Handaga dan Tari Garuda. Ia juga pemuda yang gemar mengaji pada Bapak Pradjawijata dan Bapak Tjandrawijata dari Mambaul Ulum. Kegemarannya yang lain adalah olahraga panahan. Mulai tahun 1938 Suryo Guritno terpaksa berhenti sekolah cukup lama, sekitar lima bulan, karena harus mengikuti ayahandanya yang memperoleh mandat mewakili kakeknya, Pakubuwana X, pergi ke Belanda bersama raja-raja di Hindia Belanda saat itu untuk menghadiri undangan perayaan peringatan 40 tahun kenaikan takhta Ratu Wilhelmina.

Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke Hoogere Burgerschool te Bandoeng (HBS Bandung, sekarang ditempati SMA Negeri 3 Bandung dan SMA Negeri 5 Bandung) bersama beberapa pamannya. Baru dua setengah tahun ia belajar, pecah Perang Pasifik, dan waktu itu bala tentara Jepang menang melawan sekutu dan Hindia Belanda pun jatuh ke tangan Jepang.

Pada tanggal 11 Juni 1945, Raden Mas Suryo Guritno dilantik sebagai Pakubuwana XII menggantikan sang ayah yang wafat pada 1 Juni 1945 karena sakit. Dikarenakan awal pemerintahannya yang berdekatan dengan kemerdekaan Republik Indonesia, pada 1 September di tahun yang sama, Pakubuwana XII menyatakan dukungannya terhadap Republik Indonesia melalui maklumat (dekret) resmi kerajaan Surakarta. Dan pada 6 September 1945, Kesunanan Surakarta dan Praja Mangkunegaran (yang dipimpin Hamengkubuwana IX) mendapatkan Piagam dari Presiden Soekarno sebagai Daerah Istimewa di Republik Indonesia.

Sumber : 16

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire