Top
Begin typing your search above and press return to search.

Dorong minat baca, Pemkab Sukoharjo bangun perpustakaan senilai Rp7,8 miliar

Pemkab Sukoharjo, Jawa Tengah mewujudkan komitmen menyediakan fasilitas perpustakaan yang memadai, mendorong peningkatan minat baca, serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia.

Dorong minat baca, Pemkab Sukoharjo bangun perpustakaan senilai Rp7,8 miliar
X
Sumber foto: Deni Suryanti/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemkab Sukoharjo, Jawa Tengah mewujudkan komitmen menyediakan fasilitas perpustakaan yang memadai, mendorong peningkatan minat baca, serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani, secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan Umum Kabupaten Sukoharjo di Kelurahan Mandan, Kecamatan Sukoharjo, pada Rabu (11/6/2025).

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukoharjo, Proboningsih Dwi Danarti mengatakan, pembangunan ini merupakan bagian dari Penetapan Proyek Strategis Kabupaten Sukoharjo tahun 2025 dan telah tercantum dalam Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) perangkat daerah.

“Gedung Arsip dan Perpustakaan Daerah dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan, subbidang perpustakaan,” kata Proboningsih.

Sesuai kontrak, lanjutnya, proyek pembangunan gedung ini akan dibangun dalam waktu 188 hari kalender, mulai 27 Mei hingga 22 November 2025. Dengan nilai kontrak sebesar Rp7,8 miliar dari total harga perkiraan Rp9 miliar.

Selain itu, Proyek ini dikerjakan oleh PT Ngadeg Jejeg Bersama yang berkolaborasi dengan PT Dharma Satya Mitra Amerta dari Yogyakarta, serta konsultan perencana CV Anggarlaksita dari Wonogiri.

Sementara, Bupati Etik Suryani menyampaikan bahwa perpustakaan bukan sekadar bangunan fisik melainkan investasi jangka panjang bagi kemajuan intelektual masyarakat.

“Perpustakaan adalah jendela dunia. Tempat di mana generasi muda dan seluruh masyarakat bisa mengakses ilmu pengetahuan, mengembangkan kreativitas, dan memperkuat daya saing di era global,” tegasnya.

Perempuan nomor satu di Sukoharjo itu menyampaikan komitmen pemerintah untuk menyediakan fasilitas modern dengan koleksi lengkap, ruang baca nyaman, serta layanan digital.

Selain itu, program literasi seperti pelatihan, diskusi buku, kolaborasi dengan sekolah dan universitas, serta layanan inklusif bagi penyandang disabilitas juga akan menjadi bagian dari layanan perpustakaan ini.

"Saya berharap Gedung Layanan Perpustakaan Umum ini menjadi wahana wisata literasi yang dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Gemar Membaca (TGM) di Sukoharjo,” tambahnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Kamis (12/6).

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire