Polri pastikan tanaman jagung di Kampung Aib Papua tumbuh dengan baik dan subur
Guna mendukung program ketahanan pangan nasional dan mewujudkan swasembada pangan, Polres Jayapura terus melakukan monitoring pertumbuhan tanaman jangung di lahan produksi yang ada di Kampung Aib, Distrik Kemtuk, Kabupaten Jayapura.

Elshinta.com - Guna mendukung program ketahanan pangan nasional dan mewujudkan swasembada pangan, Polres Jayapura terus melakukan monitoring pertumbuhan tanaman jangung di lahan produksi yang ada di Kampung Aib, Distrik Kemtuk, Kabupaten Jayapura.
Lahan seluas 20 hekta menjadi tempat untuk pengembangan tanaman jangung bersama masyarakat kelompok tani di Kampung Aib, yang diharapkan memiliki potensi yang baik dalam produksi jagung.
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay menjelaskan, bibit jagung yang pertama di tanam pada lahan seluas 3 hektar secara serentak pada bulan Januari 2025, pertumbuhanya kurang bagus, sehingga dilakukan kembali penanaman ulang dengan menggunakan bibit jagung hibrida Bhayangkara dari Blitar.
“Bibit jagung yang pertama kita tanam bersama Polda Papua dan kelompok tani tumbuhnya kurang bagus karena bedengan (area tanaman atau tempat tumbuh tanaman yang sudah diolah) dibuat terlalu besar. Sehingga tanaman kurang subur dan masih tumbuh kecil sudah berbunga,” jelas Kapolres AKBP Umar Nasatekay, Rabu (11/6/2025).
Selajutnya kami melakukan evaluasi dan berkordinasi dengan para penyuluh lapangan yang ada di Distrik Kemtuk dengan menanam ulang kembali bibit jagung setelah membuat bedengan baru dan parit.
“Jagung yang kita tanam ulang ini sudah tumbuh baik dan subur. Kelompok tani juga telah memberikan pupuk dan mebersihkan rumput yang ada tumbuh di sela-sela jagung tersebut,” katanya.
Kapolres Umar Nasatekay menjelaskan, pihaknya menyambangu kelompok petani di wilayah tersebut dan melihat scara langsung kondisi pertumbuhan tanaman jagung yang menjadi salah satu komiditas penting menunjang kebutuhan pangan.
“Kami mendatangi petani untuk memastikan hasil petani, khususnya jagung, tumbuh dengan baik dan memastikan apa yang diperlukan. Karena jagung ini tiga bulan kedepan sudah bisa di panen,” paparnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan, Kamis (12/6).
Umar menyampaikan, petani bersama anggota Bhabinkamtibmas akan selalu melakukan kontrol pertumbuhan tanaman jagung dalam mencapai hasil yang maksimal dan merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung pangan.
Ia menambahkan, jagung yang ditanam pertama sebagian sudah ada yang di panen, namun hanya untuk di komsumsi oleh para petani tersebut.