Bupati Tulungagung temui Wamensos usulkan lahan untuk SR
Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI, Agus Jabo Priyono, menerima kunjungan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, di Kantor Kementerian Sosial, Jumat (13/6/2035). Dalam kunjungan tersebut, Bupati Gatut mengusulkan lahan seluas 7,18 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat di wilayahnya.

Elshinta.com - Wakil Menteri Sosial (Wamensos) RI, Agus Jabo Priyono, menerima kunjungan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, di Kantor Kementerian Sosial, Jumat (13/6/2035). Dalam kunjungan tersebut, Bupati Gatut mengusulkan lahan seluas 7,18 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat di wilayahnya.
“Kami sekarang ini datang ke Kementerian Sosial, saya dengan hormat mohon agar Tulungagung ini bisa masuk ke kategori 1B, dan sudah kita siapkan lahan,” ujar Gatut.
Meski lahan yang diusulkan masih membutuhkan proses pengurukan, Gatut menegaskan kesiapannya untuk menanggung pembiayaan tersebut. “Pengurukan sedalam 1,5 meter dengan dana kurang lebih Rp 10 milyar,” ujarnya.
Ia juga menargetkan proses administratif untuk pengusulan lahan rampung paling lambat keesokan hari.
“Harapan kami, semoga lewat Kementerian Sosial, Tulungagung bisa masuk di program Sekolah Rakyat. Karena kegiatan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat kami,” imbuhnya.
Ia menekankan pentingnya program ini bagi masa depan anak-anak, mengingat setiap siswa akan mendapat dukungan pembiayaan hingga Rp 48,5 juta per tahun. “Semoga keinginan kami untuk bisa diterima dan disetujui Bapak Wamensos,” ucap Gatut.
Menanggapi hal itu, Wamensos Agus Jabo mengapresiasi langkah Pemkab Tulungagung, meski menginformasikan bahwa kuota 100 Sekolah Rakyat tahun ini telah terpenuhi.
Namun, ia tetap membuka peluang ke depan, mengingat Presiden Prabowo menargetkan lahan ideal seluas 8,2 hektare untuk pembangunan sekolah dengan fasilitas lengkap, seperti kelas, asrama, dapur, laboratorium, tempat ibadah, dan ruang keterampilan.
“Sebagai alternatif, Anda harus menyiapkan lahan, di pinggiran tidak apa-apa, karena akan dibangun boarding school,” jelas Agus Jabo.
Ia juga menambahkan bahwa Sekolah Rakyat bertujuan mencetak generasi unggul dari keluarga kurang mampu, dengan bekal kecerdasan, karakter, dan keterampilan.
“Setelah lulus dari Sekolah Rakyat nantinya akan kembali lagi ke keluarga dan masyarakat untuk membangun tempat kelahiran mereka,” tegas Wamensos.
Penulis : Rizki Rian Saputra