Top
Begin typing your search above and press return to search.

Legislator desak pemkot putus rantai pelecehan seksual anak di Kota Bekasi

Anggota DPRD Kota Bekasi, Chairun Nisa menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kota Bekasi dalam upaya menghentikan mata rantai kasus pelecehan seksual terhadap anak, yang belakangan ini kembali marak terjadi di wilayah Kota Bekasi.

Legislator desak pemkot putus rantai pelecehan seksual anak di Kota Bekasi
X
Sumber foto: Hamzah Aryanto/elshinta.com.

Elshinta.com - Anggota DPRD Kota Bekasi, Chairun Nisa menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kota Bekasi dalam upaya menghentikan mata rantai kasus pelecehan seksual terhadap anak, yang belakangan ini kembali marak terjadi di wilayah Kota Bekasi.

“Saya sangat mendukung Pemerintah Kota Bekasi melalui dinas-dinas terkait untuk segera mengambil langkah nyata memutus mata rantai kejadian pelecehan seksual terhadap anak,” ujar Chairun Nisa, Sabtu (14/6/2025).

Menurutnya, penanganan terhadap kasus-kasus ini harus dilakukan secara komprehensif, tidak hanya kepada korban, tetapi juga kepada pelaku yang masih tergolong usia anak.

Ia menilai, kasus-kasus yang terjadi secara berulang menandakan adanya kemungkinan besar pengaruh eksternal yang turut mendorong terjadinya tindakan menyimpang tersebut.

“Saya merasa ada hal yang lebih besar di balik kasus-kasus ini. Bisa jadi ada yang menstimulasi anak-anak pelaku, baik melalui tontonan atau bahkan dari pengaruh orang-orang tertentu. Ini tidak boleh diabaikan,” tegasnya.

Chairun Nisa menekankan pentingnya dilakukan investigasi mendalam, karena pola kejadian yang mirip menunjukkan kemungkinan ada yang sengaja mengarahkan anak-anak menjadi pelaku.

Ia menyebut hal ini sebagai bentuk kejahatan terselubung yang harus segera dilokalisasi dan ditangani cepat, agar tidak menyebar ke wilayah lain.

“Kalau kita tidak cepat tanggap, bukan tidak mungkin kejadian serupa akan terjadi di tempat lain, dengan pelaku dan korban yang berbeda, namun modus yang sama,” katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hamzah Aryanto, Senin (16/6).

Chairun Nisa juga mengingatkan bahwa saat ini anak-anak hidup di era yang sangat terbuka terhadap akses informasi, terutama dari media digital.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun keluarga, untuk lebih memperketat pengawasan dan pendidikan moral terhadap anak-anak.

“Zaman sekarang anak-anak bisa saja distimulasi oleh tontonan atau informasi yang tidak sehat. Kalau kasus ini terjadi berulang, dengan motif yang sama, itu artinya ada pengaruh kuat di baliknya. Dan itu harus kita bongkar,” ujarnya tegas.

Dalam penutup pernyataannya, ia mendesak Pemkot Bekasi dan semua elemen yang terkait untuk menjadikan perlindungan anak sebagai prioritas utama, dan memastikan Kota Bekasi bebas dari ancaman predator seksual, baik yang tampak maupun tersembunyi.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire