IPHI minta Pemerintah kembali bentuk Komisi Pengawas Independen Haji Indonesia
Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat (PP) Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Abidinsyah Siregar saat menghadiri Pelantikan Pengurus Wilayah (PW) IPHI Jawa Tengah Periode 2025-2030 dan RAKERWIL di Grand Wahid Salatiga, Jawa Tengah, Sabtu (14/5/2025).

Elshinta.com - Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat (PP) Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Abidinsyah Siregar saat menghadiri Pelantikan Pengurus Wilayah (PW) IPHI Jawa Tengah Periode 2025-2030 dan RAKERWIL di Grand Wahid Salatiga, Jawa Tengah, Sabtu (14/5/2025) menegaskan, IPHI memberikan salah satu amanah agar memberikan masukan kepada pemerintah agar diupayakan dibentuk kembali Komisi Pengawas Independen Haji Indonesia yang dibentuk oleh negara yang bertanggung jawab kepada presiden untuk melakukan pengawasan haji agar pelaksanaan haji Indonesia kembali berjalan baik.
Komisi Pengawas Independen Haji Indonesia menurut Abidinsyah sudah pernah dibentuk mulai tahun 2013 hinga 2019 dan hasilnya berjalan baik.
"Sekarang ini kita dengar berita haji nggak enak. Sedangkan Komisi Pengawas Independen Haji Indonesia mulai ditiadakan tahun 2020 hingga sekarang," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto, Senin (16/6).
Komisi Pengawas Independen Haji Indonesia pada waktu itu lanjut Abidinsyah sangat ketat dalam mengawasi jalanya pengelolaan ibadah haji mulai kualitas makanan seperti apa.
"Apa yang terjadi sekarang adalah 90 persen jemaah haji tidak merasakan masakan akibatnya banyak jamaah haji yang jatuh sakit, karena jatuh sakit banyak ibadah dilaksanakan di hotel ini berdampak kebatinan jemaah haji tidak membaik," tegas Abidinsyah.
Abidinsyah berharap salah satu amanah IPHI agar Komisi Pengawas Independen Haji Indonesia kembali dibentuk dapat diterima oleh pemerintah. Hal itu bertujuan agar pelayanan dan pengelolaan ibadah haji bisa dimaksimalkan.
Sementara itu Ketua PW IPHI Jawa Tengah Periode 2025-2030 Masrifan Djamil mengatakan, optimis IPHI Jawa Tengah kedepan semakin baik. IPHI Jawa Tengah periode ini membuat terobosan yakni dibentuknya Komisi Kesehatan.
IPHI Jawa Tengah ingin bidang kesehatan menjadi salah satu prioritas tidak hanya untuk membantu pemerintah namun Juga akan banyak memberi manfaat kepada masyarakat dan umat. Seperti bakti sosial bidang kesehatan akan digalakkan.
"Alhamdulillah IPHI Jawa Tengah periode ini banyak guru besar yang bergabung, juga periode ini dibentuk lembaga kesehatan. Kami ingin membantu, bukan hanya membantu pemerintah namun juga membantu masyarakat dan umat untuk menyehatkan, kemudian ada dokter spesialis mata nanti kita adakan bantuan operasi katarak dan lainya, juga ada dokter gigi nanti bisa bantu konsultasi gigi dan lainya," jelasnya.