Top
Begin typing your search above and press return to search.

Serikat pekerja karyawan minta manajemen ilegal keluar dari Bandung Zoo

Serikat Pekerja Mandiri Derenten (SPMD) Bandung Zoo minta oknum-oknum yang diduga tidak legal keluar dari Bandung Zoo karena dengan kondisi pengelolaan seperti yang terjadi saat ini menurut mereka sangat mengganggu bahkan meresahkan. 

Serikat pekerja karyawan minta manajemen ilegal keluar dari Bandung Zoo
X
Sumber foto: Nico Aquaresta/elshinta.com.

Elshinta.com - Serikat Pekerja Mandiri Derenten (SPMD) Bandung Zoo minta oknum-oknum yang diduga tidak legal keluar dari Bandung Zoo karena dengan kondisi pengelolaan seperti yang terjadi saat ini menurut mereka sangat mengganggu bahkan meresahkan.

Seperti diketahui sejak tanggal 20 Maret 2025 terjadi dinamika dalam pengelolaan Bandung zoo, menyusul terjadi adanya pihak yang menyatakan sebagai pengelola dan menyatakan diri sebagai pengurus Yayasan Margasatwa Tamansari yang sah.

Ketua SPMD, Yaya Suhaya, menyatakan kondisi tersebut mengakibatkan kinerja karyawan di Bandung zoo terganggu karena ada dua kepemimpinan atau dua perintah.

"Dualisme ini membuat kami merasa bingung, tidak fokus dalam bekerja, tidak nyaman bahkan ada rasa takut salah. Dalam hal ini kami karyawan mempertanyakan legalitas pengelola, karena kami tidak mau kinerja kami terganggu dengan hal-hal seperti itu. Bagaimana kami akan bekerja secara profesional, bagaimana kami akan bekerja dengan fokus dengan kondisi seperti itu?" kata Yaya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Nico Aquaresta, Rabu (18/6).

Menurut Yaya, SPMD saat ini memiliki anggota lebih dari 100 orang pekerja. Mereka terdiri dari semua level dan bagian di Bandung Zoo. Serikat ini sudah terdaftar di Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung. Artinya Serikat Pekerja Mandiri Derenten punya legalitas dan dilindungi oleh undang undang.

Sebagai informasi sejak tanggal 20 Maret 2025 tercatat ada sejumlah satwa yang mati di Bandung Zoo. Hal ini bisa saja diakibatkan karena koordinasi yang dilakukan tidak matang karena ada dualisme itu.

"Seperti ada dua matahari di satu lembaga Dalam hal ini kami tegaskan kembali, kami meminta kejelasan terkait legalitas dari pengelola. Untuk manajemen yang diduga tidak sah segera meninggalkan Bandung Zoo karena sangat menggangu kelancaran operasional dan kinerja kami yang berjalan dengan baik selama ini," imbuhnya.

Mengutip pernyataan dari salah satu manajemen yang menyatakan bahwa berdasarkan hasil rapat dewan pembina Yayasan Margasatwa Tamansari tanggal 8 Mei 2025 dan berdasarkan akta yayasan no. 41 tanggal 22 Oktober 2024 adalah yang sah, jika itu dapat dibuktikan, tandas Yaya, serikat pekerja akan mendukung sepenuhnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire