Top
Begin typing your search above and press return to search.

PUBM-TR Sumsel koordinasi tangani kerusakan jalan nasional Betung–Muara Beliti

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) terus berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Sumatera Selatan untuk percepatan perbaikan sejumlah ruas jalan nasional yang rusak parah.

PUBM-TR Sumsel koordinasi tangani kerusakan jalan nasional Betung–Muara Beliti
X
Sumber foto: Adi Asmara/elshinta.com.

Elshinta.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) terus berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Sumatera Selatan untuk percepatan perbaikan sejumlah ruas jalan nasional yang rusak parah.

Kerusakan tersebut terjadi di beberapa titik di sepanjang ruas jalan nasional mulai dari Betung–Sekayu, Sekayu–Mangunjaya, Mangunjaya–perbatasan Musi Banyuasin (Muba)–Musi Rawas (Mura), hingga Muara Beliti. Total panjang jalan yang terdampak mencapai 211 kilometer.

Kepala Dinas PUBM-TR Sumsel, M. Affandi, mengatakan bahwa ruas jalan tersebut merupakan kewenangan BBPJN Sumsel. Namun, pihaknya tetap mengambil langkah aktif sesuai instruksi Gubernur Sumsel dengan terus menjalin koordinasi dan menyiagakan alat berat di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) terdekat.

“Kita tentu tidak tinggal diam. Atas arahan Bapak Gubernur, kita terus berkoordinasi dengan pihak BBPJN Sumsel, dan menyiagakan alat berat di UPTD yang dekat dengan lokasi kerusakan,” ujar Affandi seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Adi Asmara, Senin (23/6).

Affandi merinci panjang masing-masing ruas jalan tersebut, yakni Betung–Sekayu sepanjang 49 km, Sekayu–Mangunjaya 42 km, Mangunjaya–batas Muba–Mura 42 km, dan Muba–Muara Beliti 79 km.

“Prinsipnya, Pemprov Sumsel mendukung penuh penanganan jalan rusak yang dilakukan oleh pihak BBPJN. Kami siap mendukung secara teknis apabila diperlukan,” katanya.

Ia berharap, penanganan jalan di beberapa titik di sepanjang 211 km itu bisa dilakukan secara optimal, sehingga fungsionalitas jalan kembali pulih dan aktivitas masyarakat tidak lagi terganggu akibat kerusakan jalan.

Selain koordinasi, Dinas PUBM-TR juga telah menginstruksikan seluruh UPTD di kabupaten untuk siaga alat berat yang dapat digunakan sewaktu-waktu membantu penanganan darurat.

“Alat berat yang disiagakan ini diharapkan bisa membantu pihak BBPJN mempercepat proses perbaikan di titik-titik yang mengalami kerusakan tersebut,” tutup Affandi.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire