Top
Begin typing your search above and press return to search.

Muhaimin sebut ilmu pengetahuan syarat entaskan kemikinan

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia hanya dapat sukses jika dilakukan berbasis ilmu pengetahuan. Menko PM menyebut bahwa penggunaan ilmu pengetahuan dalam mengentaskan kemiskinan juga akan membuat Indonesia memiliki sumber daya manusia yang unggul.

Muhaimin sebut ilmu pengetahuan syarat entaskan kemikinan
X
Menko PM Muhaimin Iskandar beri sambutan di acara Peletakkan Batu Pertama Ponpes Api Syubbanul Wathon, Tegal Rejo, Magelang, Senin (23/6/2025). Foto: Kemenko PM

Elshinta.com - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia hanya dapat sukses jika dilakukan berbasis ilmu pengetahuan. Menko PM menyebut bahwa penggunaan ilmu pengetahuan dalam mengentaskan kemiskinan juga akan membuat Indonesia memiliki sumber daya manusia yang unggul.

“Kemiskinan kita putus mata rantainya dengan pendidikan. Pendidikan kita putus mata rantainya dengan kualitas sumber daya manusia, dengan keunggulannya,” tutur Muhaimin dalam sambutannya di acara Peletakkan Batu Pertama Ponpes Api Syubbanul Wathon, Tegal Rejo, Magelang, Senin (23/6/2025).

Dalam kesempatan yang sama, Cak Imin mengaku hal itu berkaca pada keberhasilan China yang selalu berbasis pada ilmu pengetahuan dalam merumuskan kebijakan. Ia mengatakan kebijakan Cina yang berbasis pada ilmu pengetahuan berhasil membawa Negeri Tirai Bambu itu memiliki SDM yang unggul disertai dengan fisik yang kuat. “Seluruh umatnya, rakyatnya harus cerdas. Itu mutlak teori yang hasil dari ilmu pengetahuan. Tiongkok Cina hari ini baik kecerdasannya, produktivitasnya, tingginya,” ujar dia.

“Orang Tiongkok ini tingginya sudah hampir sama dengan bule Itu hasil ilmu pengetahuan. Desain, rencana, planning,” sambungnya.

Di sisi lain, Menko PM Muhaimin menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah sudah tepat karena berbasis ilmu pengetahuan.

Gus Imin mengatakan program MBG adalah upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia dengan melakukan intervensi langsung. “Dengan makan yang bergizi ini Insyaallah IQ kita akan meningkat. Karena salah satu keunggulan sumber daya manusia kita itu kalau IQ-nya tinggi,” jelasnya.

Muhaimin menegaskan hukum untuk mendukung salah satu program andalan dari Presiden Prabowo Subianto ini bersifat wajib dilakukan semua pihak. “Program Makan Bergizi Gratis ini mutlak harus kita dukung bahkan fardhu’ ain, bukan fardhu’ kifayah,” tutur Menko yang sedang fokus pada pengentasan kemiskinan itu.

“Buat pesantren ini fardhu’ ain karena apa? disitulah yang akan menyelamatkan perjuangan dan dakwah kita untuk generasi-generasi cerdas,” imbuhnya.

Penulis: Hutomo Budi/Ter

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire