Top
Begin typing your search above and press return to search.

Muria Batik Kudus UMKM binaan Pertamina berjaya di UMKM BUMN Award 2025

PT Pertamina (Persero) berhasil meraih penghargaan tertinggi sebagai Pembina UMKM Paling Berdedikasi dalam ajang UMKM BUMN Award 2025. Malam Penganugerahan UMKM BUMN Award 2025 ke-1 ini bersamaan dengan Penganugerahan TJSL & CSR Awards 2025 yang dilaksanakan pada Rabu (25/6) di Hotel Borobudur,  Jakarta.

Muria Batik Kudus UMKM binaan Pertamina berjaya di UMKM BUMN Award 2025
X
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.

Elshinta.com - PT Pertamina (Persero) berhasil meraih penghargaan tertinggi sebagai Pembina UMKM Paling Berdedikasi dalam ajang UMKM BUMN Award 2025. Malam Penganugerahan UMKM BUMN Award 2025 ke-1 ini bersamaan dengan Penganugerahan TJSL & CSR Awards 2025 yang dilaksanakan pada Rabu (25/6) di Hotel Borobudur, Jakarta.

Empat UMKM binaan Pertamina yang merupakan pemenang Pertapreneur Aggregator 2024 turut mencatat prestasi membanggakan dalam ajang yg pertama kali diselenggarakan di tahun 2025 ini.

Ke-empat UMKM tersebut adalah Muria Batik Kudus, Putra Abadi, NANAS~QU SSS FOOD, dan KAINNESIA. Kiprah mereka dinilai mencerminkan keberhasilan pola pembinaan UMK berjenjang yang telah dijalankan Pertamina dari tingkat lokal hingga internasional.

UMKM tersebut meraih penghargaan dalam berbagai sektor. Muria Batik Kudus, yang konsisten menjaga kekayaan budaya lokal melalui pemberdayaan disabilitas, inovasi motif dan teknik perwarnaan berbasis bahan-bahan alami, berhasil memperoleh predikat "Gold" untuk kategori "Best Performance Fashion Sector".


Sedangkan, NANAS~QU SSS FOOD, yang dikenal karena inovasi produk olahan nanas tanpa bahan pengawet, meraih predikat "Gold" untuk sektor "Food & Beverage". Putra Abadi, produk kopi khas Pagaralam Sumatera Selatan, juga meraih predikat "Bronze" untuk sektor yang sama. Sementara itu, KAINNESIA melalui inisiatif Swantara – Sekolah Wastra Nusantara, berhasil meraih predikat "Gold" dalam sektor "Education & Training" berkat kontribusinya dalam pelestarian wastra nusantara melalui regenerasi penenun muda dan edukasi wastra tenun kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Pencapaian ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, serta mengembangkan industri kreatif nasional. Kontribusi Pertamina dalam membina UMKM dinilai sebagai bentuk nyata sinergi antara dunia usaha dan visi pemerintah dalam membangun ekonomi yang inklusif dan berdaya saing.

Rudi Ariffianto selaku Vice President CSR & SMEPP Management PT Pertamina (Persero) menyampaikan bahwa penghargaan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam mendampingi UMKM secara konsisten dan terukur. Ia menilai bahwa keberhasilan para mitra binaan merupakan hasil dari proses kurasi, pembinaan, hingga agregasi pasar yang dilakukan secara berkesinambungan melalui berbagai program unggulan Pertamina.

Ia juga menyampaikan bahwa pengembangan UMKM tidak hanya ditujukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, tetapi juga diarahkan agar pelaku usaha kecil mampu masuk ke rantai pasok industri nasional dan global. Menurutnya, peran BUMN seperti Pertamina adalah menjadi katalisator agar UMKM dapat tumbuh secara mandiri, inovatif, dan berkelanjutan.

Yuli Astuti owner Muria Batik Kudus mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diterima sebab jerih payah yang dilakukan selama ini membuahkan hasil. Bahkan bisa meraih kategori "Best Performance Fashion Sector" dalam UMKM BUMN Award yang bersaing begitu ketat dengan UMKM lain di Indonesia.

"Alhamdulillah saya bersyukur bisa meraih penghargaan ini," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Kamis (26/6).

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire