Beasiswa kuliah Program Sukoharjo Pintar jalan perdana 2025, kuota 100 penerima per tahun
Program beasiswa kuliah untuk warga kurang mampu di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mulai dilaksanakan Tahun 2025.

Elshinta.com - Program beasiswa kuliah untuk warga kurang mampu di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mulai dilaksanakan Tahun 2025. Pemerintah daerah memberikan kuota 100 siswa di tahun pertama ini, dengan kualifikasi yang telah ditentukan melalui pembiayaan daerah.
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani mengatakan, program beasiswa kuliah ini merupakan program lanjutan dari jenjang sekolah gratis pada tingkat SD - SMA. Berupa bantuan pendidikan dalam program beasiswa kuliah Sukoharjo Pintar yang diberikan kepada anak warga kurang mampu dan berprestasi.
Besaran dana kuliah Rp12,5 juta per anak per tahun selama empat tahun. Kualifikasi sasaran program adalah anak pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan berprestasi dalam bidang akademik maupun non akademik. "Nanti tiap sasaran dapat pencairan beasiswa setahun sekali," kata Bupati.
Etik Suryani menyebutkan, anak-anak berprestasi tetapi kurang dukungan ekonomi ini akan disertakan beasiswa untuk kuliah dengan bidang penjurusan kejuruan. Hal itu dimaksudkan agar anak setelah lulus kuliah bisa langsung kerja.
Pemkab sudah menjalin komunikasi dan koordinasi dengan sejumlah perguruan tinggi yang ada di sekitar Sukoharjo maupun daerah lain disekitarnya. Guna menjalin kesepakatan kerjasama untuk mendukung program beasiswa kuliah ini.
"Langsung pada jurusan kejuruan dengan harapan setelah lulus juga langsung kerja," tegasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Selasa (1/7).
Bupati menyampaikan, realisasi Program Sukoharjo Pintar juga untuk mendorong program satu rumah satu sarjana yang pernah dijanjikan saat kampanye pencalonan beberapa waktu lalu. Pemkab Sukoharjo mengalokasikan anggaran besar kepada anak tidak mampu dan berprestasi agar bisa tetap melanjutkan pendidikan ke jenjang tinggi.
Harapannya, warga kurang mampu tetap bisa mendapatkan pendidikan tinggi dengan berkuliah. Tujuan akhirnya mendapatkan pekerjaan dan memberikan efek domino mengangkat derajat hidup keluarga.