60 pasien berhasil dievakuasi, Direktur RS Hermina Jatinegara: Tidak ada korban jiwa
Rumah Sakit Hermina Jatinegara Jakarta Timur, mengalami insiden kebakaran di salah satu ruangan farmasi yang berada di lantai 3, pada Rabu (2/7) sekitar pukul 04.45 WIB.

Elshinta.com - Rumah Sakit Hermina Jatinegara Jakarta Timur, mengalami insiden kebakaran di salah satu ruangan farmasi yang berada di lantai 3, pada Rabu (2/7) sekitar pukul 04.45 WIB.
Direktur Rumah Sakit Hermina Jatinegara, dr Sri Dyah Indhira Wati mengatakan sebanyak 60 pasien berhasil dievakuasi pasca kebakaran hebat tersebut.
Puluhan pasien yang dievakuasi tersebut tidak hanya pasien yang berasal dari lantai tiga, melainkan juga dari keseluruhan lantai RS Hermina Jatinegara.
"Evakuasi itu untuk pengamanan. Yang tidak terdampak pun kami upayakan kami amankan. Jadi proses evakuasi itu sesuai dengan yang terdekat dan mana yang punya risiko," ujar Sri Dyah di RS Hermina Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (2/7) siang.
Sri Dyah menerangkan langkah evakuasi dilakukan untuk menjauhi titik area kejadian. Adapun sejumlah tempat evakuasi yang digunakan di antaranya mengevakuasi pasien prioritas ke IGD, dan ruang manajemen.
"Kemudian ada area titik kumpul, itu ada di area bawah. Kami berada di situ. Di gedung sebelah juga ada yang itu lebih jauh," jelasnya.
Saat ini, pasca pihaknya melakukan evakuasi, pasien rawat jalan dan rawat inap di RS Hermina Jatinegara sudah berada dalam kondisi aman dan terlayani.
"Sudah kembali dari proses evakuasi, dan dokter sudah memastikan kondisi saat ini mereka dalam kondisi aman," terangnya.
Lebih lanjut Sri Dyah mengatakan penyebab kebakaran di RS Hermina Jatinegara saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian dan pemadam kebakaran.
"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian dan pemadam kebakaran," pungkasnya seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Heru Lianto, Rabu (2/7).