Jalur Selatan Gorontalo kembali dibuka pasca-tanah longsor
Elshinta.com - Akses jalur Selatan Gorontalo di Desa Olele Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango kembali dibuka setelah delapan jam tertutup akibat tanah longsor.

Elshinta.com - Akses jalur Selatan Gorontalo di Desa Olele Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango kembali dibuka setelah delapan jam tertutup akibat tanah longsor.
Kepala Satuan Kerja (Satker) Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah I Gorontalo Doni Setiawan di Bone Bolango Jumat mengatakan, pembukaan jalur di lokasi tersebut hanya bersifat sementara, dengan tujuan agar kendaraan yang sudah sejak sore tertahan dan menumpuk bisa melanjutkan perjalanannya.
"Untuk sementara, alat berat yang kami datangkan, terlebih dahulu membersihkan material longsor dari badan jalan, agar kendaraan bisa melintas," ucap Doni.
Hal itu dilakukan karena penumpukan kendaraan dari arah Kota Gorontalo Provinsi Gorontalo yang menuju ke Kabupaten Bolaangmongondow Selatan Provinsi Sulawesi Utara atau sebaliknya terus meningkat.
Sehingga setelah alat berat tiba di lokasi, langsung dilakukan pembersihan, namun jalur yang dibuka itu masih bersifat sementara.
Rencananya, katanya, pagi ini petugas dari BPJN akan kembali melanjutkan pekerjaan pembersihan dan penataan material longsor di tepi jalan, yang diperkirakan selesai dikerjakan dalam kurun tiga hari ke depan.
Namun begitu faktor cuaca juga sangat mempengaruhi proses pembersihan material longsor, karena dimungkinkan potensi longsor susulan bisa saja terjadi, dan hal itu sangat mengancam keselamatan dari para pekerja.
Dalam proses pengerjaannya, besar kemungkinan akan dilakukan sistem buka tutup kendaraan di lokasi tersebut, namun hal itu masih akan dikoordinasikan dengan pihak Satuan Lalu Lintas Polres Bone Bolango maupun Polsek Kabila Bone.
"Kami berharap dan berdoa, semoga pekerjaannya berjalan lancar dan aman. Kami juga meminta dukungan penuh, pengertian, serta kepedulian dari masyarakat, sehingga jalur ini dapat difungsikan kembali dengan normal," katanya.