Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pemerintah Indonesia berhasil pulangkan 691 PMI dari Myanmar

Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menyatakan Pemerintah Republik Indonesia selama Februari hingga Maret 2025 berhasil memulangkan 691 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari negara konflik Myanmar.

Pemerintah Indonesia berhasil pulangkan 691 PMI dari Myanmar
X
Deputi II Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kemenko Polkam Mohammad Kurniadi Koba (kanan) saat menyerahkan cindramata kepada Ketua DPRD Kepulauan Babel Didit Srigusjaya pada Rakor Perlindungan dan Penanganan Pekerja Migran Indonesia khusus Kepulauan Babel di Pangkalpinang, Rabu (9/7/2025). (ANTARA/Aprionis)

Elshinta.com - Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menyatakan Pemerintah Republik Indonesia selama Februari hingga Maret 2025 berhasil memulangkan 691 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari negara konflik Myanmar.

"Pemulangan PMI di Myanmar ini sangat sulit, karena pekerja migran ini berada di daerah-daerah yang dikuasai para pemberontak," kata Deputi II Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kemenko Polkam Mohammad Kurniadi Koba saat menghadiri Rakor Perlindungan dan Penanganan Pekerja Migran Indonesia khusus Kepulauan Babel di Pangkalpinang, Rabu.

Ia mengatakan penanganan PMI bermasalah di luar negeri tidak mudah, perlu kerja sama lintas kementerian, lembaga dalam dan luar negeri, lintas negara, penentuan status serta harus ada penanggung jawab.

"PMI di Myanmar ini berada di daerah-daerah yang dikuasai para pemberontak, sehingga kita sangat sulit untuk memulangkan tenaga kerja migran di negara tersebut," katanya.

Ia menyatakan Myanmar ini secara de fakto dikuasai oleh para pemberontak, sehingga akses untuk memulangkan PMI ini sangat sulit dan tidak jelas untuk perundingan pemulangan pekerja migran ini.

"Kita cukup sulit, karena merundingkan pemulangan PMI ini dengan pemerintah Myanmar juga tidak bisa, karena pekerja migran ini berada di daerah-daerah yang dikuasai para pemberontak," katanya.

Ia mengapresisasi dan mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Kepulauan Bangka Belitung yang telah menggelar Rakor Perlindungan dan Penanganan Pekerja Migran Indonesia khusus Kepulauan Babel ini.

"Rakor ini tentunya mendukung program pemerintah dalam memberikan perlindungan dan penanganan kepada PMI, sehingga mereka aman bekerja di luar negeri," katanya.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire