Kemhan investigasi kasus peretasan website resmi ulah hacker
Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan RI, Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang mengatakan pihaknya telah menginvestigasi dugaan peretasan situs resmi Kementerian Pertahanan.

Elshinta.com - Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan RI, Brigjen TNI Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang mengatakan pihaknya telah menginvestigasi dugaan peretasan situs resmi Kementerian Pertahanan.
"Kemhan saat ini sedang melakukan investigasi bersama tim teknis keamanan siber dan satuan kerja terkait," kata Frega saat dikonfirmasi Antara di Jakarta, Rabu.
Frega mengimbau masyarakat jangan sampai terpengaruh dengan informasi peretasan tersebut lantaran belum dapat dipastikan kebenarannya.
Dia juga meminta masyarakat untuk menunggu informasi resmi lebih lanjut dari Kementerian Pertahanan terkait peretasan tersebut.
Di sisi lain, Frega memastikan bahwa jajarannya profesional dalam melindungi data-data pribadi yang ada di situs Kementerian Pertahanan.
"Kemhan menegaskan komitmennya dalam menjaga kerahasiaan data sesuai Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, serta akan mengambil langkah penguatan sistem," jelas Frega.
Untuk diketahui, beredar informasi di media sosial X bahwa hacker bernama "DigitalGhost" meretas situs resmi Kementerian Pertahanan.
Dalam unggahan akun X @H4ckmanac, dijelaskan bahwa hacker tersebut telah membobol 700.000 data penerimaan CPNS Kementerian Pertahanan yang terdiri dari NIK, alamat dan lokasi ujian peserta.