Buku baru hadirkan konsep Swarm Intelligence & kejelasan dalam menumbuhkan bisnis
Di tengah dunia bisnis yang semakin terobsesi pada kecepatan dan strategi pertumbuhan instan, The Scale-Up Guidebook: Scaling with Clarity karya Elizabeth Gina menawarkan perspektif yang membumi dan menenangkan

Elshinta.com - Di tengah dunia bisnis yang semakin terobsesi pada kecepatan dan strategi pertumbuhan instan, The Scale-Up Guidebook: Scaling with Clarity karya Elizabeth Gina menawarkan perspektif yang membumi dan menenangkan. Terinspirasi dari kecerdasan koloni semut, buku ini memperkenalkan konsep swarm intelligence—yakni kekuatan dari sistem yang terdesentralisasi dan terorganisasi secara alami untuk membantu bisnis bertumbuh tanpa hancur dari dalam.
“Sama seperti semut membangun koloni dengan tujuan yang jelas, pertumbuhan yang berkelanjutan dimulai dari fondasi yang kokoh,” ujar Elizabeth.
“Semut secara individu mungkin lemah, tetapi secara kolektif sangat cerdas. Begitu pula dengan tim. Masalahnya sering kali bukan dari luar, melainkan dari dalam—seperti penyakit autoimun di mana sistem menyerang dirinya sendiri,” tambahnya.
Swarm intelligence adalah perilaku kolektif dari sistem terdesentralisasi yang mencapai tujuannya melalui interaksi antar individu. “Pembagian kerja, kepercayaan, dan koordinasi membangun ketahanan. Organisasi gagal ketika sistem internalnya saling menyerang.”
Kini tersedia di toko buku Periplus, Kinokuniya, Tokopedia, serta platform global seperti Amazon dan Google Books, buku ini mulai mendapat perhatian dari para founder, operator bisnis, dan profesional yang lelah dengan kompleksitas dan eksekusi yang berantakan
Sementara itu, Co-Founder & CEO Brodo Yukkak Harlanda mengatakan adanya buku ini membantu untuk kembali fokus untuk membuat suatu keputusan keberlanjutan dalam bisnis.
“Buku ini membantu saya kembali fokus. Bukan sekadar tentang pertumbuhan, tapi tentang tetap berpijak. Ini tentang membuat keputusan yang berkelanjutan dan penuh kesadaran, dengan memahami bisnis kita secara menyeluruh,” ujarnya
Co-Founder & CEO Praktis Adrian Gilrandy mengatakan setelah membaca buku ini ia dapat menyederhanakan hal yang sebelumnya rumit.
“Langsung ke inti mengingatkan kembali apa yang penting menyederhanakan hal-hal yang
sebelumnya terasa rumit. Seandainya saya tahu prinsip-prinsip ini sejak awal, saya bisa
menghindari banyak kesalahan mahal,” kata Adrian Gilrandy
Lain halnya yang disampaikan Co-Founder Anamaya.AI Indrasto Budisantoso yang mengatakan bagi setiap entrepreneur yang akan memulai bisnis, buku ini versi inti dari kurikulum MBA yang disederhanakan
“Permata sejati bagi setiap founder dan entrepreneur yang sedang memulai bisnis. Buku ini adalah panduan ringkas dan padat untuk membantu kita fokus pada hal-hal yang benar-benar penting—seperti versi inti dari kurikulum MBA yang disederhanakan. Merupakan anugerah tersendiri memiliki Liza sebagai bagian dari tim pendiri kami,” tambah Indrasto Budisantoso, Co-Founder Anamaya.AI.
Buku ini menyingkap kekuatan tersembunyi yang sering kali merusak upaya pertumbuhan bisnis—ketidakselarasan internal, kurangnya sistem berpikir, dan kelelahan emosional.
Elizabeth membandingkan organisasi dengan tubuh manusia yang bisa rusak dari dalam jika sistemnya menyerang diri sendiri.
Salah satu pendekatan kunci dalam buku ini adalah inversion thinking method—berpikir dari sudut sebaliknya: “Alih-alih bertanya bagaimana cara tumbuh, tanyakan dulu bagaimana cara menghancurkan bisnis ini?” Dari sana, kita bisa merancang sistem pertahanan yang lebih kuat.
“Scaling bukan hanya tentang sistem, operasional, atau keuangan. Itu semua soal hygiene, alias bare minimum. Tantangan sesungguhnya ada pada bagaimana kita ‘bertahan melawan serangan penyakit’ dengan mengembangkan pola pikir, mekanisme mitigasi risiko, dan tim kita; agar mereka tidak justru menyerang balik seperti penyakit autoimun.” kata Elizabeth
Berbeda dengan banyak buku manajemen yang terasa terlalu abstrak atau terlalu teknis, The Scale-Up Guidebook langsung ke pokok permasalahan—praktis dan manusiawi. Buku ini membahas apa yang terjadi setelah fase ide: ketika pekerjaan nyata dan berantakan
dimulai.
Dalam 398 halamannya (termasuk 30 halaman penjelasan jargon bisnis dan 30 diagram ilustrasi), buku ini menyederhanakan konsep rumit menjadi hal yang mudah dipahami dan dapat diterapkan langsung. Tidak hanya soal strategi dan keuangan, tetapi juga tentang keseimbangan mental, dinamika tim, dan peran sistem yang sehat dalam menghadapi tekanan.
“Banyak pendiri sangat hebat dalam produk dan pasar, tapi kesulitan dalam operasional dan keuangan. Kita tidak bisa menutup celah yang bahkan tidak kita sadari ada. Kita tidak bisa mendelegasikan hal yang tidak kita pahami. Kita harus paham dasar-dasarnya agar bisa mengajukan pertanyaan yang tepat dan melindungi bisnis kita.” ujar Elizabeth.
Berdasarkan first principles thinking, pengalaman dunia nyata, dan pemahaman mendalam tentang bagaimana sistem dan manusia berevolusi di bawah tekanan, buku ini menjadi teman berpikir yang sangat relevan. Bukan Buku Teori, Tapi Sahabat Seperjalanan “Menjalankan bisnis itu seperti mengelola tubuh dan pikiran kita sendiri,” tambah Elizabeth.
“Ketika kita mengabaikan hal-hal mendasar seperti kesehatan finansial, dinamika tim, dan keselarasan pribadi; kita kehilangan keseimbangan. Buku ini membantu mengembalikannya
Mulai dari mengenali titik buta hingga merumuskan keputusan sulit, buku ini menjadi pendamping berpikir—membantu menghadapi kekacauan, menyederhanakan kerumitan, dan memberikan alat yang bisa langsung digunakan.
Buku ini terasa seperti berbicara dengan teman yang tajam, membumi, dan pernah melewati masa sulit. Cerdas, jujur, dan praktis—tanpa menggurui. Tidak membuat Anda merasa “saya sudah mahir,” tapi membuat Anda berpikir: “Sekarang saya dapat berpikir lebih jernih dan memiliki kejelasan untuk menavigasi tantangan.”
“Baca buku ini jika Anda sedang membangun tim, merasa terjebak dalam kekacauan harian, atau takut melewatkan sesuatu dalam sistem Anda. Ini bukan buku pelajaran atau buku hype—ini panduan penyelamat kewarasan dalam membangun bisnis dengan struktur, hati, dan kejelasan.”
Apakah Anda seorang pendiri bisnis, COO, analis bisnis, pebisnis pemula yang ingin membangun fondasi baik dan kuat sedari awal, atau seseorang yang terjebak di antara strategi dan eksekusi; buku ini bisa membantu Anda membangun sistem yang tahan lama tanpa kehilangan arah.
“Sering kali, masalah utama bukan dari luar. Tapi dari dalam. Ketika sistem internal menyerang dirinya sendiri, seperti penyakit autoimun,” jelas Elizabeth. (ADP)