Top
Begin typing your search above and press return to search.

Sakit hati, dua warga Bergas tusuk rekannya di tempat hiburan hingga tewas 

Seorang pria bernama Supratiyo alias Pak Ndek (48), warga Kota Semarang, meninggal dunia usai mengalami penusukan di tempat hiburan karaoke Raffi Galpanas, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada Senin 28 Juli 2025 malam. 

Sakit hati, dua warga Bergas tusuk rekannya di tempat hiburan hingga tewas 
X
Sumber foto: Pranoto/elshinta.com.

Elshinta.com - Seorang pria bernama Supratiyo alias Pak Ndek (48), warga Kota Semarang, meninggal dunia usai mengalami penusukan di tempat hiburan karaoke Raffi Galpanas, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada Senin 28 Juli 2025 malam.

"Betul telah terjadi pembunuhan berencana tadi malam, tersangka 2 orang berinisial B dan berinisial D. Sedangkan korban meninggal dunia di RS. Ken Saras dini hari tadi sekitar pukul 01.17 WIB," ungkap Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana, Selasa (29/7).

Lebih lanjut dia menjelaskan, kronologi peristiwa berdarah tersebut, dimana sebelum kejadian antara ke 2 pelaku bersama korban dan 2 orang rekan lainnya, sempat bersama sama minum minuman keras.

Setelah melakukan pesta miras, ke 5 orang tersebut berpencar. Untuk korban bersama dua rekannya yaitu Sanwar dan Ali, menuju ke tempat hiburan karaoke berlokasi di Tegal Panas itu.

"Setelah berpencar sekitar pukul 18.00 WIB, antara korban dan dua rekannya ke tempat hiburan Karaoke. Pelaku B (28), warga Kecamatan Bergas, bercerita ke pelaku D (32) yang juga warga Bergas, bahwa dirinya ada masalah pribadi dengan korban. Setelahnya sekitar pukul 22.00 WIB kedua pelaku menghampiri korban dengan masing-masing membawa pisau dapur yang dibawa dari rumah, setelah sampai di lokasi karaoke ke dua pelaku langsung melakukan penusukan kepada korban," imbuh Bodia.

Melihat pelaku membawa sajam, ke dua rekan korban tidak berani berbuat banyak. Setelah korban tumbang dengan luka tusukan di bagian tubuhnya, rekan korban membawa korban ke RS. Ken Saras Bergas, dan para pelaku melarikan diri.

Kurang dari 6 jam, jajaran Polsek Bergas dengan back up dari unit Resmob Sat Reskrim Polres Semarang, berhasil mengamankan pelaku di sekitar rumahnya wilayah Kecamatan Bergas.

"Pelaku dapat kita amankan sekitar pukul 02.00 WIB Selasa dini hari, atau kurang dari 6 jam dari kejadian," tegas Bodia seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto, Selasa (29/7).

Dari pemeriksaan dari tubuh korban diketahui korban mengalami luka tusuk sebanyak 4 kali, 2 kali pada bagian perut dan 2 kali pada bagian dada. Dan diduga saat korban melindungi diri, mengakibatkan jari kiri dan telinga kiri korban terkena sabetan pisau.

Pelaku sempat berniat mengelabuhi petugas saat diamankan dan menunjukkan barang bukti pisau yang digunakan, dimana pisau yang digunakan sudah dalam keadaan bersih. Namun setelah dilakukan pendalaman lebih lanjut, para pelaku tidak bisa mengelak setelah mendapat bukti kuat lain dan keterangan saksi di lokasi kejadian.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire