Top
Begin typing your search above and press return to search.

1.200 mahasiswa vokasi berebut prestasi pada 24 cabang lomba di OLIVIA 2025

Final Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) kembali digelar di Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur. Gelaran tahunan yang diselenggarakan Forum Pendidikan Tinggi Vokasi Indonesia (FPTVI) ini telah memasuki yang ke sebelas kali.

1.200 mahasiswa vokasi berebut prestasi pada 24 cabang lomba di OLIVIA 2025
X
Sumber foto: AH Sugiharto/elshinta.com.

Elshinta.com - Final Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) kembali digelar di Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur. Gelaran tahunan yang diselenggarakan Forum Pendidikan Tinggi Vokasi Indonesia (FPTVI) ini telah memasuki yang ke sebelas kali.

Dekan Vokasi Universitas Brawijaya Malang, M.Kholid Mawardi, S.Sos., M.A.B.,Ph.d mengungkapkan, gelaran OLIVIA 2025 merupakan hasil kolaborasi Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek dengan berbagai perguruan tinggi yang diikuti 403 kelompok lomba.

“Gelaran ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tapi juga ruang untuk memperkuat kolaborasi antar kampus vokasi, membangun ekosistem talenta yang unggul serta menghubungkan langsung antara perguruan tinggi dengan dunia kerja,” kata Kholid seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, AH Sugiharto, Kamis (31/7).

Apalagi dari 7 katagori lomba dengan 24 tangkai lomba diharapkan akan memberikan kesempatan pada mahasiswa peserta lomba.

“Pada tahun ini 20 kelompok dari vokasi UB diikutkan pada semua lomba,” imbuhnya.

Ketua FPTVI UB Prof.Dr.Ir .Muh.Restu MT mengungkapkan, kegiatan ini merupakan agenda untuk menghimpun potensi dan kompetensi yang diunggulkan dalam berbagai bidang.

“Olimpiade ini ada 11 jenis dan potensi yang ada di perguruan tinggi dan kita berharap akan ada talenta-talenta unggul sehingga akan mewakili ke lomba-lomba selanjutnya baik skala nasional maupun tinternasional," ujarnya.

Dan gelaran OLIVIA 2025 jadi agenda tetap disamping konsisten dengan telah dibentuknya panitia OLIVIA untuk tahun 2026.

“Tahun lalu hasilnya diakurasi dan harapannya bisa didukung kementerian dan dapat berjalan dengan baik kedepannya,” tambahnya .

Sementara itu, Rektor Universitas Brawijaya Malang, Prof.Widodo mengungkapkan pendidikan vokasi merupakan tulang punggung industri.

:"Kalau Indonesia mau menuju ke negara industri maka harus serius dan vokasi akan sangat siap ,hal ini terbukti dari data statistik menunjukkan angka 80 persen lulusan vokasi sudah terserap di industri dan kita terus mendukung pendidikan vokasi," katanya.

Kalau melihat data yang ada enterpreuner perlu terus didorong dan dengan langkah-langkah yang diambil diharapkan akan dapat memberikan manfaat dalam membangun negeri Indonesia.

“Saya sangat mengapresiasi upaya yang telah dilakukan dan dari OLIVIA diharapan akan dapat memberikan manfaat,” tutupnya.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire