Penajam identifikasi lahan dirikan 22 gedung pelayanan pemenuhan gizi
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur melakukan identifikasi lahan untuk lokasi mendirikan sebanyak 22 gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sebagai upaya menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah itu.
Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur Tohar. ANTARA/Nyaman Bagus Purwaniawan.Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur melakukan identifikasi lahan untuk lokasi mendirikan sebanyak 22 gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sebagai upaya menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah itu.
"Identifikasi lokasi pendirian 22 gedung SPPG sedang dilakukan," kata Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara Tohar ketika ditanya mengenai program MBG di Penajam, Minggu.
Identifikasi lahan untuk lokasi pendirian 22 gedung SPPG itu, lanjutnya, dilakukan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Penajam Paser Utara.
Pemerintah setempat juga sedang melakukan percepatan persiapan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan MBG agar dapat diselesaikan secara tepat waktu.
Dinas Perkimtan Kabupaten Penajam Paser Utara merupakan salah satu anggota satuan tugas (satgas) MBG yang dibentuk pemerintah kabupaten setempat guna percepatan pelaksanaan program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu.
Satgas MBG dibentuk untuk melakukan persiapan pelaksanaan program MBG, terutama dalam penyediaan lahan mendirikan dapur umum atau SPPG.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dalam Satgas MBG, selain Dinas Perkimtan, juga Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) untuk menyiapkan data peserta didik penerima manfaat program MBG.
"Peserta didik penerima manfaat mulai dari pendidikan anak usia dini -PAUD-/Taman Kanan-Kanak -TK-, sekolah dasar -SD-, sekolah menengah pertama -SMP- dan sekolah menengah atas -SMA- sederajat," jelasnya.
Kemudian Kantor Kementerian Agama (Kemenag) juga dilibatkan dalam Satgas MBG untuk membantu penyiapan data santri pondok pesantren sebagai penerima manfaat.
Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Penajam Paser Utara dalam Satgas MBG bertugas membantu ketersediaan pasokan bahan baku lokal untuk SPPG.
"Setiap OPD yang tergabung dalam Satgas MBG telah ditentukan tugas dan tanggung jawabnya untuk mengoptimalkan program MBG bagi peserta didik dan ibu hamil," kata Tohar.




