PLN kirim dua PLTD ke Pulau Serasan di Natuna atasi krisis listrik
PT PLN mengirim dua unit pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) dari Tanjungpinang ke Pulau Serasan, Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk mengatasi krisis listrik akibat kerusakan mesin yang menyebabkan pasokan listrik terganggu dalam beberapa minggu terakhir.

Elshinta.com - PT PLN mengirim dua unit pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) dari Tanjungpinang ke Pulau Serasan, Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk mengatasi krisis listrik akibat kerusakan mesin yang menyebabkan pasokan listrik terganggu dalam beberapa minggu terakhir.
Manajer UP3 PLN Tanjungpinang, Rully Agus Widanarto di Natuna, Senin (11/8), mengatakan selain mengirimkan dua unit PLTD dari Tanjungpinang, PLN juga merelokasi satu unit PLTD dari Desa Sededap, Natuna, ke Pulau Serasan. Ketiga mesin memiliki total daya 500 killowatt (kW).
“Total defisit daya di Serasan saat ini sekitar 400 kW karena ada tiga unit PLTD yang mengalami gangguan. Dengan tambahan mesin ini, kami berharap pasokan listrik kembali normal,” ucap Rully.
Ia menjelaskan ketiga mesin tersebut kini dalam perjalanan menuju Serasan. PLN menargetkan listrik di wilayah itu dapat kembali menyala penuh sebelum 17 Agustus 2025. Menurut dia, kerusakan mesin mengakibatkan masyarakat di Kecamatan Serasan dan Kecamatan Serasan Timur mengalami pola pemadaman bergilir hingga delapan jam setiap hari.
Kondisi ini sudah berlangsung sejak beberapa waktu terakhir dan dikeluhkan warga karena mengganggu aktivitas. Atas ketidaknyamanan itu Rully menyampaikan permohonan maaf. Dengan pengiriman tambahan mesin pembangkit ini, PLN optimistis Pulau Serasan akan segera terbebas dari krisis listrik dan kembali menikmati pasokan energi yang andal, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan normal seperti sedia kala.
“Kami memahami kondisi ini sangat mengganggu. Karena itu, seluruh tim kami bekerja semaksimal mungkin untuk mempercepat pemulihan pasokan listrik. Kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat agar proses perbaikan ini berjalan lancar,” ucap Rully.