Top
Begin typing your search above and press return to search.

Menteri PKP: Bisnis rumah subsidi 'menyala' karena minat masyarakat

 Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) mengungkapkan bisnis perumahan bersubsidi semakin 'menyala' karena besarnya minat masyarakat.

Menteri PKP: Bisnis rumah subsidi menyala  karena minat masyarakat
X
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. (ANTARA/Aji Cakti)

Elshinta.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) mengungkapkan bisnis perumahan bersubsidi semakin 'menyala' karena besarnya minat masyarakat.

'Dari diskusi saya dengan pengembang dan para marketing rumah subsidi ternyata bisnis perumahan subsidi makin 'menyala' karena minat masyarakat untuk memiliki rumah semakin besar," ujar Ara dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, tidak benar jika ada yang bilang bahwa bisnis properti semakin turun.

"Malah pengembang senang, marketingnya senang dan masyarakat penghuni rumah subsidi ikut senang juga," katanya.

Rumah subsidi merupakan jawaban atas kebutuhan rumah masyarakat dan mengurangi backlog perumahan di Indonesia. Pengembang perumahan dapat merasakan langsung hasil kebijakan Presiden Prabowo Subianto di sektor perumahan khususnya Program 3 Juta Rumah. Kondisi di lapangan ternyata bisnis perumahan bersubsidi semakin "menyala".

Dukungan Presiden Prabowo Subianto di sektor perumahan dengan kebijakan pro rakyat antara lain peningkatan kuota KPR FLPP sebanyak 350.000 unit rumah, pembebasan biaya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), PPN DTP rumah dibawah Rp 2 Miliyar semakin menambah semangat pengembang di daerah membangun rumah.

Sebagai informasi, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan rasa haru dan bahagianya melihat dampak langsung program perumahan subsidi yang digagas Presiden Prabowo Subianto dirasakan oleh masyarakat. Ia menyebutkan program ini tidak hanya membantu kepemilikan rumah, tetapi juga menggerakkan perekonomian rakyat.

Ia juga menyoroti dampak berganda (multiplier effect) dari pembangunan ini, termasuk terbuka nya peluang usaha bagi masyarakat sekitar seperti warung, serta bergerak nya industri terkait mulai dari semen, pasir, kaca, hingga toko bangunan dan transportasi.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire