Gunung Dukono di Halmahera Utara erupsi
Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, melaporkan Gunung Dukono kembali erupsi dengan menyemburkan abu vulkanik setinggi 800 meter di atas puncak gunung.\r\n\r\n

Elshinta.com - Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, melaporkan Gunung Dukono kembali erupsi dengan menyemburkan abu vulkanik setinggi 800 meter di atas puncak gunung.
"Erupsi tadi pagi sekitar pukul 06.11 WIT dengan ketinggian kolom abu 800 meter," kata petugas PGA Dukono, Bambang Sugiono dalam keterangan yang diterima di Ternate, Selasa.
Erupsi Gunung Dukono terlihat kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut. Dia menjelaskan erupsi Gunung Dukono terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14 mm dan durasi 69.02 detik dari Pos PGA Dukono di Desa Mamuya, Kecamatan Galela.
"Saat ini kondisi gunung api setinggi 1.087 meter dari permukaan laut itu masih berada pada status Level II atau Waspada,"ujarnya.
Oleh karena itu, lanjut dia, masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung maupun wisatawan diimbau tidak beraktivitas mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer.
"Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap," tegas Bambang.
Dia meminta kepada masyarakat di sekitar Gunung Dukono agar selalu menyediakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.