Memperkuat hubungan bisnis dan perdagangan jelang kemitraan strategis Inggris–Indonesia
Komisioner Perdagangan Inggris untuk Asia Pasifik Martin Kent mengunjungi Indonesia 13–15 Agustus 2025. Selama di Indonesia, Marten Kent melakukan pertemuan dengan sejumlah perwakilan pejabat di kementerian, lembaga negara dan Gubernur Jawa Timur. Rangkaian pertemuan ini untuk memperdalam hubungan bisnis, perdagangan dan ekonomi dengan Indonesia yang mencerminkan komitmen kuat Inggris dalam memperkuat kemitraan perdagangan dan investasi bilateral dengan Indonesia dan Jawa Timur.

Elshinta.com - Komisioner Perdagangan Inggris untuk Asia Pasifik Martin Kent mengunjungi Indonesia 13–15 Agustus 2025. Selama di Indonesia, Marten Kent melakukan pertemuan dengan sejumlah perwakilan pejabat di kementerian, lembaga negara dan Gubernur Jawa Timur. Rangkaian pertemuan ini untuk memperdalam hubungan bisnis, perdagangan dan ekonomi dengan Indonesia yang mencerminkan komitmen kuat Inggris dalam memperkuat kemitraan perdagangan dan investasi bilateral dengan Indonesia dan Jawa Timur.
“Ini adalah kunjungan kedua saya ke negara yang indah ini, bertujuan untuk memajukan Kemitraan Strategis Inggris–Indonesia yang telah disepakati bersama oleh Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Sir Keir Starmer," ujar Marten Kent dalam keterangannya Jumat (15/8/2025).
Marten Kent bertemu dengan sejumlah perwakilan pejabat di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk membahas potensi Kemitraan Perdagangan, serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk membahas infrastruktur digital, keamanan siber, dan perkembangan teknologi baru.
Selain itu, Marten Kent juga berdiskusi dengan Lembaga Pengelola Investasi Indonesia, Danantara, mengenai potensi investasi internasional antara Inggris dan Indonesia. Inisiatif ini berdasar adanya keselarasan antara prioritas Danantara dan Kebijakan Pemerintah Inggris di sektor perdagangan dan investasi, UK’s New Industrial and Trade Strategy.
"Saya bertemu dengan beberapa perwakilan pemerintah dan industri untuk membahas cara-cara memperkuat hubungan dagang Inggris dan Indonesia yang saat ini bernilai 3,7 miliar Poundsterling," ungkap Marten Kent.
Bertemu dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Marten Kent membahas hubungan bilateral Inggris–Jawa Timur dan berdiskusi tentang transportasi publik yang berkelanjutan, transisi energi hijau, layanan kesehatan dan pengembangan sumber daya manusia.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Marten Kent menyaksikan pemaparan studi transportasi untuk Proyek Kereta Api Perkotaan di Surabaya dari Rhiannon Harries, UK Deputy Trade Commissioner untuk Asia-Pasifik (Asia Tenggara) kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
"Saya juga bertemu dengan Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indar Parawansa dan menyaksikan serah terima Studi Transportasi untuk Kereta Api Perkotaan di Surabaya,"
Inisiatif yang didanai oleh pemerintah Inggris ini merupakan bagian dari komitmen Inggris yang lebih luas untuk mendukung transisi rendah karbon Indonesia melalui transportasi berkelanjutan, inovasi dan pengembangan infrastruktur hijau.
"Indonesia tetap menjadi mitra penting bagi Inggris. Saya berharap untuk terus memperdalam hubungan ini seiring langkah kita bekerja menuju pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran bersama," pungkas Marten Kent. (*Vivi Trisnavia)