BPBD: Bronjong Desa Kelumpang OKU ambruk akibat debit air sungai naik
Bangunan bronjong di Desa Kelumpang, Kecamatan Ulu Ogan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, ambruk akibat debit Sungai Ogan meningkat hingga mengancam keselamatan warga di wilayah itu.

Elshinta.com - Bangunan bronjong di Desa Kelumpang, Kecamatan Ulu Ogan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, ambruk akibat debit Sungai Ogan meningkat hingga mengancam keselamatan warga di wilayah itu.
"Debit Sungai Ogan meningkat kemarin sore sekitar pukul 17.30 WIB menyebabkan bronjong di Desa Kelumpang ambruk," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Januar Efendi melalui Manager Pusdalops Gunalfi di Baturaja, Selasa.
Dia mengatakan curah hujan tinggi menyebabkan debit air sungai meningkat hingga mengikis tanah pada bangunan bronjong.
Meskipun tidak ada korban jiwa, kata dia, namun sarana penahan tanah yang terpasang di tepian aliran Sungai Ogan tersebut ambruk sepanjang 52 meter.
Ambruknya bronjong ini, lanjutnya, mengancam rumah warga serta tempat ibadah yang berada tidak jauh dari lokasi tersebut yang terancam longsor.
"Kami sudah menerjunkan personel ke lokasi bencana untuk memasang rambu-rambu peringatan dini agar masyarakat tidak melakukan aktivitas di sekitar lokasi kejadian," kata dia.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir bandang akibat luapan air Sungai Ogan guna mengantisipasi korban jiwa.
"Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten OKU pada Mei 2024 lalu harus dijadikan pelajaran, agar kita selalu waspada karena bencana alam dapat terjadi kapan saja," ujarnya.