Presiden bahas SDGs bersama organisasi sosial sipil
Elshinta
Kamis, 17 Desember 2015 - 08:19 WIB | Penulis : Dody Handoko | Editor : Administrator
Presiden bahas SDGs bersama organisasi sosial sipil

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama sejumlah organisasi sosial sipil membahas masalah tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/12).

Sejumlah organisasi sosial sipil yang hadir antara lain International NGO Forum Indonesia on Development (Infid), Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), Koalisi Perempuan Indonesia, Perkumpulan Prakarsa dan Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI).

Direktur Eksekutif Infid Sugeng Bahagijo mengatakan dirinya menyampaikan hal-hal mendesak yang harus dilakukan agar SDGS berhasil.

"Harus ada dasar hukum, harus dibentuk panitia pelaksana, segera dibentuk rancangan aksi prioritas SDGS selama 15 tahun," katanya.

Ia menyebutkan setiap negara yang menandatangani kesepakatan itu akan diminta laporan apa yang sudah dilaksanakan.

Direktur Eksekutif Walhi Albert Nego Tarigan mengatakan saat ini ada banyak masalah seperti dampak reklamasi dan kebakaran hutan dan lahan.

"Pengalaman sebelumnya, pemerintah meratifikasi berbagai persetujuan tapi tidak sejalan dengan rencana pembangunan jangka menengah," katanya.

Sementara itu Sekjen Koalisi Perempuan Indonesia Dian Kartikasari mengatakan 104 hal dalam SDGs adalah menyangkut kesetaraan gender.

"Juga masalah perkawinan anak yang harus dihentikan oleh negara," katanya.

Sementara Direktur Eksekutif Perkumpulan Prakarsa, AH Maftuchan mengatakan Indonesia perlu meningkatkan belanja sosial sehingga persoalan sosial bisa diatasai.

"Infrastruktur dasar harus diperhatikan, jembatan, sekolah puskesmas dengan pendukungnya," katanya.

Ketua Bidang Perempuan dan Kelompok Marjinal Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Yekti Hesti Murti menyebutkan berdasar catatan organisasi itu tahun 2015 ada hal yang memprihatinkan yaitu ada 39 kasus yang perlu dapat perhatian terkait profesi jurnalis.

"Di awal reformasi peringkat kita sempat bagus tapi saat ini di 138 dari 180 negara, ada delapan kasus pembunuhan wartawan yang belum tertangani dengan baik," katanya.

Sustainable Development Goals atau SDGs adalah seperangkat program dan target yang ditujukan untuk pembangunan global di masa mendatang.

SDGs menggantikan program MDGs (Millennium Development Goals), sebuah program yang memiliki maksud dan tujuan yang sama yang akan kadaluarsa pada akhir tahun 2015 ini.

SDGs dibahas secara formal pada United Nations Conference on Sustainable Development yang dilangsungkan di Rio De Janiero, Juni 2012 (Rio+20).

Proposal SDGs yang telah diusulkan mengandung 17 tujuan dengan 169 target yang melingkupi hal-hal terkait isu pembangunan berkelanjutan atau sustainable development.

Isu-isu ini berupa penghapusan kemiskinan dan kelaparan, peningkatan kesehatan dan pendidikan, pemberdayaan kota yang berkelanjutan, perang melawan perubahan iklim, dan perlindungan laut dan kemaritiman. (Ant)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Peneliti sebut pengembangan energi harus sesuai SDGs
Jumat, 11 Oktober 2019 - 13:06 WIB
Elshinta.com - Peneliti Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Ropiudin menyebutkan penge...
Pemerintah butuh dana Rp27 triliun untuk capai SDGs hingga 2030
Kamis, 10 Oktober 2019 - 06:39 WIB
Elshinta.com - Pemerintah membutuhkan pembiayaan investasi total sebesar Rp27.835 triliun ...
Usai festival, Bappenas gelar Konferensi Tahunan SDG`s 
Jumat, 04 Oktober 2019 - 14:07 WIB
Elshinta.com - Di awal Oktober ini, Kementerian PPN/Bappenas menyelenggarakan dua hajat be...
Bambang sebut Indonesia sudah punya upaya yang sistematis dalam SDGs
Senin, 30 September 2019 - 19:37 WIB
Elshinta.com - Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, mengatakan Kementerian PPN/Bappena...
Wapres angkat isu diskriminasi sawit di Konferensi BRF
Minggu, 28 April 2019 - 13:28 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengangkat isu diskriminasi kelapa sawit Indones...
Darmin Nasution: Penurunan harga BBM non subsidi tingkatkan daya beli masyarakat
Jumat, 08 Maret 2019 - 17:46 WIB
Elshinta.com - Pemerintah mengklaim penurunan harga BBM non subsidi akan berdampak pada rendahn...
Provinsi Sumut diminta segera percepat penyelesaian rencana aksi daerah provinsi
Selasa, 12 Februari 2019 - 19:18 WIB
Elshinta.com -Provinsi Sumatera Utara diminta segera mempercepat penyelesaian rencana aksi daer...
Wapres: Pengurangan kesenjangan belum tercapai
Senin, 17 Desember 2018 - 14:57 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla mengatakan salah satu Tujuan Pembangun...
Kepala Bappenas: Revolusi Industri 4.0 bisa bantu capai SDGs
Sabtu, 08 Desember 2018 - 06:38 WIB
Elshinta.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonego...
Perkawinan anak bawa dampak buruk terhadap SDGs
Jumat, 16 November 2018 - 19:35 WIB
Elshinta.com - Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindun...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV