Kamis, 25 Mei 2017

Penemuan vaksin virus MERS 'selangkah lebih dekat'

Jumat, 18 Desember 2015 17:31

Ayo berbagi!

Penelitian untuk menemukan vaksin yang melindungi manusia dari virus MERS sudah selangkah lebih maju, kata para ilmuwan.

Dalam laporan di jurnal Science, para ilmuwan Eropa memodifikasi vaksin untuk mengobati cacar air untuk memahami virus MERS.

Vaksin modifikasi tersebut berhasil melindungi unta -hewan yang menyalurkan virus ini- dari gejala yang disebabkan oleh virus bersangkutan.

Para ahli juga berharap vaksin bisa menghentikan penyebaran virus pada unta sekaligus melindungi manusia.

Peredaran virus MERS pada unta berbahaya bagi kesehatan manusia dan para ahli khawatir virus ini bermutasi dan bisa beradaptasi ketika menyebar pada manusia.

Diderikta 26 negara

Infeksi virus MERS pada manusia pertamakali dideteksi di Arab Saudi pada tahun 2012, dan sejak itu dilaporkan ada 1.600 kasus.

Lebih dari sepertiga kasus tersebut berakhir dengan kematian.

Infeksi virus MERS dilaporkan terjadi di 26 negara, dengan pusat penyebaran dari semenanjung Arabia.

Penyebaran virus terbatas pada orang yang punya kontak langsung dengan mereka yang tertular, seperti anggota keluarga dan petugas kesehatan.

Vaksin yang dikembangkan ilmuwan berupaya menyetop virus itu menginfeksi manusia dan mengurangi jumlah virus yang beredar pada unta.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-MiE

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar