Kamis, 22 Februari 2018

Masuk era MEA, Indonesia tingkatkan kegiatan ekspor

Senin, 04 Januari 2016 09:45

Ayo berbagi!

Presiden Joko Widodo meminta masyarakat Indonesia untuk siap menghadapi pemberlakuan perdagangan bebas di kawasan Asean. Asean Economic Community (AEC) atau Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) resmi berlaku begitu memasuki tahun 2016,.

Semenjak gagasan MEA dicetuskan, kebijakan ekonomi yang melibatkan negara serumpun di kawasan Asia Tenggara ini, telah mengundang berbagai polemik. Namun demikian, menurut Presiden Joko Widodo, Indonesia harus siap menghadapi era perdagangan bebas.

Masyarakat diminta tidak takut menghadapi gempuran perdagangan produk-produk dari luar negeri, sebaliknya mengirim produk-produk Indonesia yang berkualitas ke luar negeri.

Untuk itu Kementerian Perdagangan (Kemendag) memfokuskan diri pada pemenuhan pasar domestik melalui peningkatan produksi dan penguatan industri. Keputusan tersebut diambil karena posisi Indonesia di ASEAN sekitar 40 persen berada di Indonesia.

"Meski tetap, soal ekspor kita perhatikan juga, karena kita juga butuh dolar," kata Direktur Kerja Sama ASEAN Kemendag Donna Gultom pada Minggu (3/1).

Banyak tantangan dari segi infrastruktur dan pemenuhan energi yang segera dipenuhi. Indonesia tampak tertinggal jauh di bidang kemampuan ekspor jika dibandingkan dengan beberapa negara ASEAN lain dimana kontribusi ekspor Indonesia terhadap PDB hanya 24 persen saja.

Sembari menanti penguatan infrastruktur dan energi, penyederhanaan perizinan dan regulasi akan sangat membantu melancarkan kegiatan ekspor.  Foreign Direct Investment (FDI) juga akan diarahkan pada penguatan teknologi produksi yang nantinya akan berujung pada penguatan kegiatan ekspor.

Masih ada lagi informasi Bencana kabut asap menarik untuk anda, klik disini.

Ikuti Twitter @ElshintaDotCom untuk mendapatkan seluruh Informasi terbaru dari Elshinta.
REDAKSI-

Mari Berbagi berita ini!

Info dari Anda

Komentar