Minggu, 16 Desember 2018 | 07:20 WIB

Daftar | Login

MacroAd

0 /

Asal usul Ksatria Templar - keturunan Para Tetua Yahudi?

Senin, 00 0000 - 00:00 WIB    |    Penulis : Mario Vau    |    Editor : Administrator
Relief sarkofagus seorang Ksatria Templar (sumber: Ancient Origins)
Relief sarkofagus seorang Ksatria Templar (sumber: Ancient Origins)
<p>Ksatria Templar tiba di Tanah Suci (Palestina dan sekitarnya) untuk mengklaim harta karun yang mereka yakini sebagai haknya. </p><p>Menuruh sejarahwan modern peneliti Templar, Tim Wallace-Murphy dan Christopher Knight, para ksatria yang tergabung dalam Ordo Templar merupakan gelombang bangsawan Eropa yang memiliki darah para Tetua Yahudi yang meninggalkan&nbsp;Tanah Suci sekitar 70M, ketika bangsa Romawi menghancurkan sebagian besar dari kota-kota penting seperti Yerusalem.&nbsp;</p><p><br></p><p><strong>Templar, keluarga Rex Deus</strong></p><p>Sebelum meninggalkan negerinya, para Tetua ini menyembunyikan harta karun Bait Allah serta naskah-naskah berharga dari sekte Essene dan ilmu Kabbala di titik-titik strategis yang sulit ditemukan oleh pasukan Kaisar Titus yang mencari barang rampasan. Kemudian mereka hijrah ke Eropa, dan banyak diantaranya kemudian menikah ke dalam keluarga-keluarga bangsawan Eropa. Dari para Tetua ini, dua puluh empat diantaranya akan menjadi patriark dari sekelompok keluarga ningrat Eropa yang dikenal sebagai keluarga "Rex Deus" (artinya Raja Tuhan) atau "Bintang".</p><p>Selama ratusan tahun, rahasia lokasi harta karun tersebut diwariskan secara turun-temurun hingga waktu Perang Salib Pertama, ketika para anggota keluarga Rex Deus yang menjadi ksatria bergabung dalam petualangan ke timur yang mengatasnamakan agama, dan bertujuan mengalahkan kaum Muslim dan mengambil kembali harta keluarga mereka.&nbsp;</p><p>Kesembilan pendiri Ordo Templar merupakan anggota atau menikah dengan anggota keluarga Rex Deus. Salah satunya adalah Godfrey de Boullion, seorang jendral Prancis yang memimpin pasukan dalam Perang Salib Pertama melawan pihak Muslim. Sepupunya, Raja Baldwin II dari Yerusalem, membantu para Templar dalam mengambil harta karunnya, dengan menghadiahkan Mesjid al-Aqsa kepada Ordo tersebut untuk mereka gunakan.&nbsp;</p><p><img class="fr-fin fr-dib" alt="Image title" src="http://www.ancient-origins.net/sites/default/files/styles/large/public/Al-Aqsa-Mosque.jpg?itok=xvsWxl2q" width="587"></p><p>Masjid al-Aqsa, Yerusalem yang pernah menjadi markas Templar di Palestine (sumber: Ancient Origins)</p><p><br></p><p><strong>Harta karun dari Palestina ke Skotlandia</strong></p><p>Sisa-sisa penggalian oleh kaum Templar ditemukan pada tahun 1800 oleh detasemen Zeni Kerajaan Inggris dan sekarang menjadi milik keluarga peneliti Templar asal Skotlandia, Robert Brydon.&nbsp;</p><p>Nampaknya para Tetua Yahudi menyimpan banyak dari peninggalan mereka di area yang dikenal sebagai Kandang Kuda Sulaiman, karena disitulah para Templar banyak melakukan penggalian. Setelah sembilan tahun menggali, kesembilan Templar yang pertama telah mengambil harta dan dokumen yang memenuhi empat koper.&nbsp;</p><p>Ketika Raja Baldwin sakit mendadak dan meninggal, para Templar membawa harta mereka kembali ke Eropa dan singgah di St.Omer, Flanders (sekarang Belgia) untuk menyalin salah satu dokumen mereka dan diganti oleh seorang rahib bernama Lambert de St.Omer. Berjudul Yerusalem Surgawi, dokumen yang disalin sekarang tersimpan di perpustakaan Universitas Ghent, Belgia.&nbsp;</p><p><br></p><p><img class="fr-fin fr-dib" alt="Image title" src="http://www.ancient-origins.net/sites/default/files/Heavenly-Jerusalem.jpg" width="300"></p><p>Salinan Yerusalem Surgawi yang terdapat di Universitas Ghent (sumber: Ancient Origins)</p><p><br></p><p>Setelah sebuah upacara khusus bersama Paus Honorius III pada Konsili Troyes di tahun 1128, dua dari Ksatria Templar, Hughes de Payen dan Andre de Montbard, mengangkut keempat koper tersebut ke Kilwinning, Skotlandia, yang juga merupakan lokasi Loji Induk Freemason.&nbsp;</p><p><br></p><p><strong>Kapel Rosslyn dan keempat koper</strong></p><p>Koper tersebut berdiam disana untuk waktu yang lama hingga akhirnya berpindah ke Kastil Sinclair di Roslin dekat Edinburgh. Keluarga Sinclair merupakan salah satu anggota Rex Deus dimana salah satu nenek moyangnya Catherine de Saint Clair menikahi Hughes de Payen sepuluh tahun sebelum dia mengambil sumpah dan menjadi rahib pada tahun 1128.&nbsp;</p><p>Oleh karena ikatan keluarga inilah, maka sebagian besar harta karun yang berhasil lolos dari Prancis pada tahun 1307 (ketika Ordo Templar dilarang oleh Raja Prancis), jatuh ke dalam tangan klan Sinclair.&nbsp;</p><p><br></p><p><img class="fr-fin fr-dib" alt="Image title" src="http://www.ancient-origins.net/sites/default/files/styles/large/public/Ruins-of-Sinclair.jpg?itok=9I0O-7-6" width="539"></p><p>Reruntuhan Kastil Sinclair di Roslin, Skotlandia (sumber: Ancient Origins)</p><p><br></p><p>Para bangsawan Sinclair dari Roslin menyimpan harta karun tersebut di kastil mereka hingga sebuah kebakaran melandanya dan mereka terpaksa memindahkan hartanya ke tempat yang lebih aman. Sepertinya memang ada hikmah dari kejadian tersebut, karena tidak lama setelah kebakaran, terjadi renovasi besar-besaran yang memungkinkan penyimpanan harta tersebut dengan aman.&nbsp;</p><p><br></p><p><img class="fr-fin fr-dib" alt="Image title" src="http://www.ancient-origins.net/sites/default/files/styles/large/public/Rosslyn-Chapel_0.jpg?itok=5mqNZ_L5" width="557"></p><p>di dalam Kapel Rosslyn, Roslin Skotlandia (sumber: Ancient Origins)</p><p><br></p><p>Konfirmasi tersimpannya keempat koper tersebut diperoleh melalui penindaian area sekitar kapel tersebut selama dua puluh tahun, dimana ditemukan sebuah tempat penyimpanan bawah tanah yang mengandung empat koper besar. Tempat penyimpanan ini terdapat persis di bawah bagian yang paling dilindungi oleh kapel tersebut.&nbsp;</p><p>Jika, sebagaimana diyakini beberapa pihak, Kapel Rosslyn merupakan tiruan letak Bait Allah maka titik tersebut merupakan <i>inner sanctum</i>, atau tempat tersuci dari yang suci. Periset Christoper Knight yakin bahwa kapel ini adalah tiruan Bait Allah di zaman Raja Herodes, sehingga terdapat juga bagian dinding luar yang sengaja tidak selesai.&nbsp;</p><p><br></p><p><img class="fr-fin fr-dib" alt="Image title" src="http://www.ancient-origins.net/sites/default/files/styles/large/public/Rosslyn-Chapel-scotlad.jpg?itok=WQDi_ZxO" width="545"></p><p>Bagian luar Kapel Rosslyn (sumber: Ancient Origins)</p><p><br></p><p>Menurut Knight, tembok ini ditambahkan dengan sengaja untuk memberikan penampilan yang serupa dengan reruntuhan Bait Allah di masa Herodes, seperti waktu kaum Templar menggalinya. Jika benar, maka Kapel Rosslyn dibangun dengan meniru Bait Allah supaya harta karun yang diambil dapat dikembalikan secara simbolis ke versi tiruan dari lokasi penyimpanan harta karun yang asli.&nbsp;</p>
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Bencana Alam | 16 Desember 2018 - 07:12 WIB

Longsor akibatkan 3 rumah di Ponorogo rusak

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 06:49 WIB

Suami kalahkan isteri dalam Pilkades di Kotim

Liga Italia | 16 Desember 2018 - 06:26 WIB

Penalti Icardi amankan kemenangan Inter atas Udinese

Aktual Dalam Negeri | 16 Desember 2018 - 06:16 WIB

TNI minta masyarakat Sulbar jaga kondusifitas Natal

Peristiwa Hari Ini | 15 Desember 2018 - 23:56 WIB

Kabar duka, Rois Syuriah PCNU Malang, KH Buchori Amin meninggal dunia

<p>Ksatria Templar tiba di Tanah Suci (Palestina dan sekitarnya) untuk mengklaim harta karun yang mereka yakini sebagai haknya. </p><p>Menuruh sejarahwan modern peneliti Templar, Tim Wallace-Murphy dan Christopher Knight, para ksatria yang tergabung dalam Ordo Templar merupakan gelombang bangsawan Eropa yang memiliki darah para Tetua Yahudi yang meninggalkan&nbsp;Tanah Suci sekitar 70M, ketika bangsa Romawi menghancurkan sebagian besar dari kota-kota penting seperti Yerusalem.&nbsp;</p><p><br></p><p><strong>Templar, keluarga Rex Deus</strong></p><p>Sebelum meninggalkan negerinya, para Tetua ini menyembunyikan harta karun Bait Allah serta naskah-naskah berharga dari sekte Essene dan ilmu Kabbala di titik-titik strategis yang sulit ditemukan oleh pasukan Kaisar Titus yang mencari barang rampasan. Kemudian mereka hijrah ke Eropa, dan banyak diantaranya kemudian menikah ke dalam keluarga-keluarga bangsawan Eropa. Dari para Tetua ini, dua puluh empat diantaranya akan menjadi patriark dari sekelompok keluarga ningrat Eropa yang dikenal sebagai keluarga "Rex Deus" (artinya Raja Tuhan) atau "Bintang".</p><p>Selama ratusan tahun, rahasia lokasi harta karun tersebut diwariskan secara turun-temurun hingga waktu Perang Salib Pertama, ketika para anggota keluarga Rex Deus yang menjadi ksatria bergabung dalam petualangan ke timur yang mengatasnamakan agama, dan bertujuan mengalahkan kaum Muslim dan mengambil kembali harta keluarga mereka.&nbsp;</p><p>Kesembilan pendiri Ordo Templar merupakan anggota atau menikah dengan anggota keluarga Rex Deus. Salah satunya adalah Godfrey de Boullion, seorang jendral Prancis yang memimpin pasukan dalam Perang Salib Pertama melawan pihak Muslim. Sepupunya, Raja Baldwin II dari Yerusalem, membantu para Templar dalam mengambil harta karunnya, dengan menghadiahkan Mesjid al-Aqsa kepada Ordo tersebut untuk mereka gunakan.&nbsp;</p><p><img class="fr-fin fr-dib" alt="Image title" src="http://www.ancient-origins.net/sites/default/files/styles/large/public/Al-Aqsa-Mosque.jpg?itok=xvsWxl2q" width="587"></p><p>Masjid al-Aqsa, Yerusalem yang pernah menjadi markas Templar di Palestine (sumber: Ancient Origins)</p><p><br></p><p><strong>Harta karun dari Palestina ke Skotlandia</strong></p><p>Sisa-sisa penggalian oleh kaum Templar ditemukan pada tahun 1800 oleh detasemen Zeni Kerajaan Inggris dan sekarang menjadi milik keluarga peneliti Templar asal Skotlandia, Robert Brydon.&nbsp;</p><p>Nampaknya para Tetua Yahudi menyimpan banyak dari peninggalan mereka di area yang dikenal sebagai Kandang Kuda Sulaiman, karena disitulah para Templar banyak melakukan penggalian. Setelah sembilan tahun menggali, kesembilan Templar yang pertama telah mengambil harta dan dokumen yang memenuhi empat koper.&nbsp;</p><p>Ketika Raja Baldwin sakit mendadak dan meninggal, para Templar membawa harta mereka kembali ke Eropa dan singgah di St.Omer, Flanders (sekarang Belgia) untuk menyalin salah satu dokumen mereka dan diganti oleh seorang rahib bernama Lambert de St.Omer. Berjudul Yerusalem Surgawi, dokumen yang disalin sekarang tersimpan di perpustakaan Universitas Ghent, Belgia.&nbsp;</p><p><br></p><p><img class="fr-fin fr-dib" alt="Image title" src="http://www.ancient-origins.net/sites/default/files/Heavenly-Jerusalem.jpg" width="300"></p><p>Salinan Yerusalem Surgawi yang terdapat di Universitas Ghent (sumber: Ancient Origins)</p><p><br></p><p>Setelah sebuah upacara khusus bersama Paus Honorius III pada Konsili Troyes di tahun 1128, dua dari Ksatria Templar, Hughes de Payen dan Andre de Montbard, mengangkut keempat koper tersebut ke Kilwinning, Skotlandia, yang juga merupakan lokasi Loji Induk Freemason.&nbsp;</p><p><br></p><p><strong>Kapel Rosslyn dan keempat koper</strong></p><p>Koper tersebut berdiam disana untuk waktu yang lama hingga akhirnya berpindah ke Kastil Sinclair di Roslin dekat Edinburgh. Keluarga Sinclair merupakan salah satu anggota Rex Deus dimana salah satu nenek moyangnya Catherine de Saint Clair menikahi Hughes de Payen sepuluh tahun sebelum dia mengambil sumpah dan menjadi rahib pada tahun 1128.&nbsp;</p><p>Oleh karena ikatan keluarga inilah, maka sebagian besar harta karun yang berhasil lolos dari Prancis pada tahun 1307 (ketika Ordo Templar dilarang oleh Raja Prancis), jatuh ke dalam tangan klan Sinclair.&nbsp;</p><p><br></p><p><img class="fr-fin fr-dib" alt="Image title" src="http://www.ancient-origins.net/sites/default/files/styles/large/public/Ruins-of-Sinclair.jpg?itok=9I0O-7-6" width="539"></p><p>Reruntuhan Kastil Sinclair di Roslin, Skotlandia (sumber: Ancient Origins)</p><p><br></p><p>Para bangsawan Sinclair dari Roslin menyimpan harta karun tersebut di kastil mereka hingga sebuah kebakaran melandanya dan mereka terpaksa memindahkan hartanya ke tempat yang lebih aman. Sepertinya memang ada hikmah dari kejadian tersebut, karena tidak lama setelah kebakaran, terjadi renovasi besar-besaran yang memungkinkan penyimpanan harta tersebut dengan aman.&nbsp;</p><p><br></p><p><img class="fr-fin fr-dib" alt="Image title" src="http://www.ancient-origins.net/sites/default/files/styles/large/public/Rosslyn-Chapel_0.jpg?itok=5mqNZ_L5" width="557"></p><p>di dalam Kapel Rosslyn, Roslin Skotlandia (sumber: Ancient Origins)</p><p><br></p><p>Konfirmasi tersimpannya keempat koper tersebut diperoleh melalui penindaian area sekitar kapel tersebut selama dua puluh tahun, dimana ditemukan sebuah tempat penyimpanan bawah tanah yang mengandung empat koper besar. Tempat penyimpanan ini terdapat persis di bawah bagian yang paling dilindungi oleh kapel tersebut.&nbsp;</p><p>Jika, sebagaimana diyakini beberapa pihak, Kapel Rosslyn merupakan tiruan letak Bait Allah maka titik tersebut merupakan <i>inner sanctum</i>, atau tempat tersuci dari yang suci. Periset Christoper Knight yakin bahwa kapel ini adalah tiruan Bait Allah di zaman Raja Herodes, sehingga terdapat juga bagian dinding luar yang sengaja tidak selesai.&nbsp;</p><p><br></p><p><img class="fr-fin fr-dib" alt="Image title" src="http://www.ancient-origins.net/sites/default/files/styles/large/public/Rosslyn-Chapel-scotlad.jpg?itok=WQDi_ZxO" width="545"></p><p>Bagian luar Kapel Rosslyn (sumber: Ancient Origins)</p><p><br></p><p>Menurut Knight, tembok ini ditambahkan dengan sengaja untuk memberikan penampilan yang serupa dengan reruntuhan Bait Allah di masa Herodes, seperti waktu kaum Templar menggalinya. Jika benar, maka Kapel Rosslyn dibangun dengan meniru Bait Allah supaya harta karun yang diambil dapat dikembalikan secara simbolis ke versi tiruan dari lokasi penyimpanan harta karun yang asli.&nbsp;</p>

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:27 WIB
Hari Menanam Nasional 2018

PKSM dan Pramuka bagikan 3.500 batang pohon kepada pengguna jalan

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:19 WIB

Disdukcapil Kotabaru memusnahkan ratusan KTP-el rusak

Jumat, 14 Desember 2018 - 17:56 WIB

Capres Jokowi dialog dengan pelaku usaha muda UKM

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com